Siapa Pemilik McLaren Tunggak Pajak yang Catut Nama Mekanik Bengkel?

Pemilik mobil diduga memakai identitas palsu saat bertransaksi.

Pramita Tristiawati
Oleh Pramita Tristiawati- Reporter
Siapa Pemilik McLaren Tunggak Pajak yang Catut Nama Mekanik Bengkel?
McLaren 570S (Oto.com)

Kasus McLaren tunggak pajak ratusan juta mencuat di Kota Tangerang. Seorang mekanik bengkel, Yudariansyah, kaget saat didatangi petugas UPTD Samsat Ciledug dan ditagih pajak supercar McLaren Seri 570S AT.

Yuda menegaskan tak pernah memiliki mobil tersebut dan menduga data pribadinya dicatut. Pihak Samsat menyatakan temuan ini masih didalami.

Informasi dari Kantor Samsat Ciledug menyebut kendaraan itu merupakan mutasi dari Bekasi ke Ciledug pada 2022. "Mobil tersebut mutasi dari Bekasi masuk ke Ciledug pada Oktober 2022. Jadi kalau sekarang unitnya di mana, belum tahu. Karena dia aset bergerak," ujar Plt Kepala Samsat Ciledug, Idam Kholid, Selasa (27/10/2026).

Setelah mutasi, pemilik mobil diduga memakai identitas palsu saat bertransaksi. Kendati demikian, pajak kendaraan sempat dibayar selama dua tahun berturut-turut.

Memasuki 2025, pembayaran pajak terhenti. Akibatnya, pada 2026 tercatat tunggakan satu tahun ditambah tagihan berjalan, dengan total mencapai Rp 137,4 juta. "2 tahun kurang lebih Rp 137 jtaan. Saat ini dari sisi administrasi kendaraannya sudah blokir," ujar Idam.

Kendaraan itu juga tidak lagi memiliki kelengkapan surat resmi. Kondisi ini berpotensi menghambat proses jual beli maupun penggunaan sehari-hari. "Kemarin bang Yuda sudah ke sini (Kantor Samsat Ciledug) untuk minta pemblokiran tersebut," katanya.

Spesifikasi McLaren 570S AT

Mengutip sejumlah sumber, McLaren 570S AT masuk ke Indonesia sekitar satu dekade lalu dengan banderol kisaran Rp 7 miliar atau lebih, bergantung spesifikasi dan kondisi unit.

Model ini dibekali mesin 3,8 liter twin turbo V8 bertenaga 562 tk dengan torsi 600 Nm. Akselerasi 0–100 km/jam ditempuh 3,2 detik, sementara kecepatan puncaknya 328 km/jam.

Sasisnya menggunakan serat karbon ringan MonoCell II. Desain bodi menonjol dengan garis-garis tajam dan pintu model scissor door yang membuka ke atas.

Kombinasi mesin dan sasis ringan membuat konsumsi bahan bakar di atas kertas 9,11 liter/100 km, dengan emisi yang diklaim 258 gr/km.

Dengan konfigurasi tersebut, pengendara dapat melaju kencang di jalan mulus.

Di luar spesifikasinya, unit yang dimutasi dari Bekasi ke Ciledug pada 2022 itu diduga memakai identitas mekanik bengkel saat pengurusan pajak, lalu hanya sempat membayar dua tahun berturut-turut. "Kalau normalnya, pajak kendaraan tersebut kurang lebih Rp 67 jutaan," ujar Plt Kepala Samsat Ciledug, Idam Kholid.

Rekomendasi