Dendam akibat persoalan rumah tangga diduga menjadi pemicu aksi pembunuhan sadis dilakukan DBM terhadap istri sirinya, DH (30) dan anak berusia empat tahun berinisial AG di Madiun, Jawa Timur. Perselisihan disebut bermula setelah istri sah pelaku berkomunikasi dengan korban hingga memicu pertengkaran berujung hilangnya dua nyawa.
Kasus ini semakin mengerikan setelah polisi mengungkap bahwa DBM tidak hanya diduga menghabisi nyawa kedua korban, tetapi juga berupaya menghilangkan jejak dengan membakar dan menghancurkan jasad menggunakan mesin penggilingan daging.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur, Kombes Pol Roy Hutton Marulamrata Sihombing mengatakan, motif sementara pembunuhan tersebut mengarah pada dendam dipicu konflik antara pelaku dan istri sirinya. Persoalan rumah tangga itu diduga mencuat setelah istri sah DBM menjalin komunikasi dengan DH.
"Dendam karena persoalan rumah tangga. Korban disebut menjalin komunikasi dengan istri sah pelaku," ujar Roy, Senin (26/10).
Kondisi tersebut kemudian memicu cekcok antara pelaku dan korban. Polisi menduga konflik tersebut menjadi latar belakang tindakan DBM berujung pada pembunuhan DH dan AG.
Advertisement
Kronologi Pembunuhan
Peristiwa berdarah itu terjadi di salah satu kamar Hotel Mataram Baru, Jalan Dr. Soetomo, Kota Madiun, pada Selasa (20/10). Dalam pengungkapan kasus tersebut, kepolisian mendapati bahwa DBM diduga terlebih dahulu membunuh DH sebelum menghabisi nyawa AG yang masih berusia empat tahun.
“Peristiwa pembunuhan cukup sadis. Pertama pelaku melakukan pembunuhan terlebih dahulu terhadap istri siri di kamar hotel di Madiun, baru membunuh anaknya,” jelas Roy.
Setelah kedua korban tewas, pelaku diduga berusaha menghapus jejak kejahatannya. Jasad korban dibawa ke pekarangan rumah untuk dibakar. Bahkan, DBM diduga menggunakan mesin penggilingan daging untuk menghancurkan bagian tubuh korban. Sisa jasad tersebut kemudian kembali dibakar.
“Untuk menghilangkan jejak pelaku membakar korban di pekarangan rumah dan dimasukkan di dalam penggilingan daging dan dibakar lagi, serta rencana dibuang ke laut,” kata Roy.
Advertisement
Awal Mula Pembunuhan Terbongkar
Terungkapnya pembunuhan ini berawal dari laporan keluarga DH di Bogor yang kehilangan kontak dengan korban dan anaknya. Kepolisian kemudian melakukan serangkaian penyelidikan hingga menemukan petunjuk yang mengarah kepada DBM, warga Winongo, Kecamatan Manguharjo, Madiun.
“Setelah dilakukan penyelidikan ternyata hilangnya korban disebabkan karena terjadi pembunuhan yang dilakukan suami siri dari perempuan,” ujar Roy.
DBM akhirnya ditangkap pada Minggu (25/10). Penangkapan tersebut sekaligus mengungkap misteri hilangnya ibu dan anak yang sebelumnya tidak diketahui keberadaannya.
Untuk memperkuat pembuktian, kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti. Kepolisian juga masih menelusuri keberadaan potongan tulang yang diduga berasal dari kedua korban.
Hingga kini, kepolisian terus mendalami motif dendam yang diduga melatarbelakangi pembunuhan tersebut, termasuk rangkaian pertengkaran rumah tangga sebelum pembunuhan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9382404/original/052067800_1792994647-email-attachment_2026_10_26_erwin-yohanes_sadis-suami-siri-bakar-dan-giling-jasad-istri-dan-anak-untuk-hilangkan-jejak_VID-20261026-WA0005_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9382425/original/042555100_1792995384-IMG_20261026_122648_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9382369/original/070269300_1792991093-unnamed__83_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9382373/original/049509900_1792991734-VID-20261026-WA0005_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9382332/original/040812700_1792989810-010468000_1792976850-IMG-20261026-WA0007.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9382279/original/019748100_1792986797-IMG_20261026_101558.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9382198/original/024940700_1792980354-JOV07013.JPG.jpeg)