Pemandangan tak biasa terlihat saat ratusan anggota BEM UNS demonstrasi di Bundaran Gladag, Solo, Kamis (22/10/2026) petang. Di tengah panasnya orasi mahasiswa, Kapolresta Surakarta AKBP Condro Sasongko justru membaur. Tak ada jarak, tak ada barikade.
Mbah Con, sapaan akrabnya, asyik mengajak mahasiswa guyon. Suasana yang biasanya tegang, berubah cair penuh tawa. Bahkan personel Polresta terlihat mondar-mandir membagikan air mineral kepada mahasiswa yang kehausan setelah lama berorasi. Bagi Mbah Con, ini bukan soal pengamanan.
"Kami di sini melayani, bukan mengamankan yang sudah aman. Insha Allah, mahasiswa di Solo sudah dewasa dan bisa menyampaikan aspirasinya dengan baik serta kondusif," ujar Condro.
Baginya, demo adalah hak. Tugas polisi adalah memastikan mereka nyaman menyampaikan pendapat.
"Kami ingin mahasiswa merasa nyaman. Polisi bukan untuk ditakuti, tetapi hadir sebagai sahabat masyarakat. Mereka menyampaikan aspirasi, kami memberikan pelayanan," tegasnya.
Pendekatan humanis itu membuahkan hasil. Aksi di depan Balai Kota Solo dan Bundaran Gladag berjalan aman, tertib, dan kondusif hingga bubar.
Tanpa water cannon, tanpa gas air mata. Cukup dengan guyonan, air mineral, dan kalimat adem dari Mbah Con.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9380415/original/028870400_1792683382-IMG-20261022-WA0145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9380414/original/032503300_1792683116-IMG-20261022-WA0100.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9380374/original/098843200_1792676955-1300285.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9380373/original/086316700_1792676460-1792557082-1072x892.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9380403/original/066782700_1792681480-IMG_20261022_211542_060.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9380290/original/011228600_1792665749-1298887.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9380240/original/081730400_1792661571-Screenshot_20261022_160052_YouTube.jpg)