Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengungkap kasus penembakan menewaskan Donny alias Donny Pacek di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Kepolisian menangkap dua pria berinisial DAC (22) dan AAL (20) diduga terlibat dalam peristiwa tersebut pada Minggu (18/10) malam.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol. Cornelis Mangarahon Simanjuntak menjelaskan, peristiwa itu diduga bermula dari penyerangan terhadap rumah seorang pria bernama Ferri. Setelah kejadian tersebut, Ferri menghubungi Donny untuk meminta bantuan.
Donny kemudian berangkat bersama sejumlah rekannya menggunakan mobil Toyota Yaris. Rombongan sepeda motor turut mengikuti perjalanan mereka. Saat melintas di Jalan Limau Mukur, Desa Bangun Rejo, kedua tersangka diduga memepet mobil korban sebelum penembakan terjadi.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan, DAC diduga memerintahkan AAL untuk menembak korban. AAL kemudian mengambil senjata api yang dibawa DAC dan melepaskan tembakan ke arah pengemudi mobil,” kata Cornelis dalam konferensi pers di Polda Sumut, Kamis (22/10).
Tembakan tersebut mengenai Donny hingga meninggal dunia. Sementara itu, seorang penumpang mobil berinisial Indra Wijaya mengalami luka tembak pada paha kiri. Setelah penembakan, kedua tersangka diduga berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor. Namun, sepeda motor yang mereka kendarai bertabrakan dengan mobil korban hingga keduanya terjatuh dan mengalami luka-luka.
Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas untuk mengungkap rangkaian kejadian tersebut.
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain satu pucuk pistol jenis Combat Pindad beserta amunisi, dua selongsong peluru kaliber 9 milimeter, satu unit Toyota Yaris, dan satu unit Honda Beat Street.
Kedua tersangka disangkakan melanggar Pasal 459 dan/atau Pasal 458 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
"Kami masih mendalami motif penembakan, asal-usul senjata api, serta peran masing-masing tersangka dalam perkara tersebut," pungkas Cornelius.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9380368/original/032775700_1792675477-IMG-20261022-WA0027.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/699933/original/_Dawn__Victims.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9380360/original/037686700_1792674517-Ketua_Umum_AMI_Putu_Supadma_Rudana.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377471/original/094036700_1792465589-ajudan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9380328/original/059803100_1792670168-IMG-20261022-WA0054.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9380316/original/035732600_1792667517-20261022180028.mmi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9379767/original/040397900_1792646903-142482.jpg)