Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur Arief Wahyudhy menyampaikan pembaruan penanganan warga RW 04 Pekayon, Pasar Rebo, yang diduga terpapar kebocoran gas di kawasan pabrik susu. Hingga Selasa (29/9), total warga terdampak tercatat 22 orang.
"Jumlah warga terdampak 22 dengan rincian sembuh atau rawat jalan puskesmas 18 dan rujuk atau rawat inap (ranap) 4," ujar Arief kepada Liputan6.com, Selasa (29/9).
Untuk perawatan lanjutan, satu orang dirawat di RSUD Ciracas dan tiga orang dirawat di RS Tugu Ibu.
"Informasi yang kami terima, warga sudah kembali ke rumah," jelas Arief.
Adapun informasi terkait pabrik susu sebagai sumber kebocoran gas belum dapat dikonfirmasi oleh Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur.
Advertisement
Kronologi Awal Dugaan Kebocoran Gas di Pekayon
Sehari sebelumnya, puluhan warga RW 04 Pekayon dilaporkan mengalami gejala keracunan pada Senin (28/9/2026). Informasi awal beredar di media sosial dan menyebut dugaan kebocoran gas dari pabrik susu di wilayah tersebut.
"AKIBAT KEBOCORAN GAS DI PABRIK SUSU SEJUMLAH WARGA DI RW 04 PEKAYON PASAR REBO MENGUNGSI DAN DI MINTA TES TEKANAN DARAH & SATURASI ‼️ Cek kesehatan, Tes Tekanan Darah & saturasi di laksanakan di Halaman Kecamatan Pasar Rebo oleh pihak Puskesmas wilayah setempat. Kejadian pada hari Senin sore 28 September 2026. #kabarcibubur24jam," tulis akun Threads @kabarcibubur24jam pada Senin (28/9/2026) disertai unggahan video.
Dikonfirmasi terpisah, Arief menyebut penanganan awal sudah dilakukan tenaga medis setempat. "Penanganannya sudah dilakukan oleh petugas medis dari Puskesmas Pasar Rebo dibantu oleh ambulans PK3D dan Puskesmas Ciracas," ujar Arief saat dikonfirmasi Liputan6.com, Senin (28/9/2026).
"Yang dilakukan pemeriksaan di lokasi ada 60 orang, 11 di antaranya dibawa ke Puskesmas Pasar Rebo dan diobservasi. Dari 11 orang tersebut 8 orang sudah diperbolehkan pulang, 3 orang dirujuk ke RS terdekat," tutup Arief.