Cara merawat selang gas agar tidak mudah retak dan bocor penting dilakukan untuk menjaga keamanan penggunaan LPG di rumah. Selang yang rusak dapat menyebabkan kebocoran gas dan meningkatkan risiko kebakaran jika tidak segera ditangani.
Pemeriksaan rutin menjadi salah satu langkah untuk memastikan kondisi selang tetap baik. Selain itu, cara merawat selang gas agar tidak mudah retak dan bocor juga mencakup penempatan yang tepat serta penggunaan produk sesuai standar keamanan.
Agar aktivitas memasak tetap aman, perhatikan kondisi selang dan sambungan regulator secara berkala. Dengan menerapkan cara merawat selang gas agar tidak mudah retak dan bocor, risiko kebocoran dapat dikurangi sehingga keamanan penghuni rumah lebih terjaga.
Berikut Merdeka.com merangkum dari berbagai sumber tentang cara merawat selang gas agar tidak mudah retak dan bocor, Sabtu (24/10/2026).
Advertisement
1. Periksa Kondisi Selang Gas secara Berkala
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9367970/original/088870700_1791368760-0a1e0956-dde1-4ae8-a3a4-e71c16cbea7b.jpg)
Pemeriksaan rutin penting dilakukan untuk mendeteksi kerusakan sebelum menyebabkan kebocoran. Amati seluruh permukaan selang untuk memastikan tidak ada retakan, perubahan bentuk, bagian yang mengeras, atau bekas terbakar dan meleleh.
Periksa juga klem, regulator, serta sambungan selang dengan kompor. Pemeriksaan dapat dilakukan setiap kali mengganti tabung LPG agar kerusakan lebih mudah diketahui. Jika selang terlihat getas, retak, atau menunjukkan tanda kerusakan lainnya, segera hentikan penggunaan dan ganti dengan produk baru yang sesuai standar keselamatan.
2. Ganti Selang jika Rusak atau Melewati Masa Pakai
Material selang dapat mengalami penurunan kualitas seiring waktu, terutama akibat paparan panas dan penggunaan berulang. Kondisi ini membuat selang lebih mudah mengeras, retak, atau kehilangan elastisitas meskipun kerusakannya belum terlihat jelas.
Perhatikan masa pakai yang tercantum pada produk dan ikuti petunjuk penggantian dari produsen. Jangan menggunakan selang yang sudah rusak hanya karena belum mencapai batas masa pakainya. Lakukan pemeriksaan berkala dan segera ganti selang jika ditemukan tanda kerusakan.
Advertisement
3. Jauhkan Selang dari Sumber Panas
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9367015/original/069420500_1791283450-Gemini_Generated_Image_del0isdel0isdel0.jpg)
Paparan panas berlebihan dapat mempercepat kerusakan material selang. Oleh karena itu, pastikan selang tidak bersentuhan dengan bagian kompor yang panas, api, maupun sumber panas lainnya.
Atur posisi tabung LPG dan kompor agar selang memiliki jalur yang aman. Tempatkan tabung jauh dari kompor dan sumber api serta lindungi selang dari paparan panas matahari langsung. Pastikan pula area penempatan tabung memiliki sirkulasi udara yang baik untuk mendukung keamanan penggunaan LPG.
4. Hindari Tekukan Tajam dan Tekanan Benda Berat
Selang yang tertekuk tajam, terjepit, atau tertindih benda berat berisiko mengalami kerusakan dan menghambat aliran gas. Karena itu, perhatikan jalur selang ketika memasang kompor maupun memindahkan peralatan dapur.
Pastikan selang tidak terlipat, tertarik, atau terjepit di antara dinding dan perabot. Hindari pula menempatkan benda berat di atasnya. Jika posisi selang berubah setelah kompor dipindahkan, periksa kembali jalurnya sebelum menggunakan LPG.
Advertisement
5. Bersihkan Selang dengan Cara yang Tepat
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9367014/original/058987300_1791283450-Gemini_Generated_Image_5waaqs5waaqs5waa.jpg)
Membersihkan selang membantu menjaga permukaannya tetap mudah diperiksa. Debu dan kotoran yang menempel dapat menyamarkan retakan kecil atau perubahan kondisi material.
Gunakan kain lembut untuk membersihkan bagian luar selang, lalu keringkan jika permukaannya terkena air. Hindari cairan pembersih keras, pelarut, atau bahan kimia yang berpotensi merusak material. Jangan menarik maupun memutar selang secara berlebihan selama proses pembersihan. Jika ditemukan kerusakan, segera ganti selang daripada mencoba memperbaikinya sendiri.
6. Pilih Selang Gas yang Memenuhi Standar
Pemilihan selang berkualitas merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko kebocoran. Gunakan produk yang sesuai untuk kompor LPG dan memiliki penandaan standar serta informasi produsen yang jelas.
Pastikan produk tidak menunjukkan kerusakan fisik sejak awal pembelian. Periksa juga petunjuk pemasangan dan masa pakainya sebelum digunakan. Perlu diperhatikan bahwa standar selang LPG dapat berbeda menurut jenis materialnya. Karena itu, periksa kesesuaian sertifikasi pada produk dan jangan menganggap satu nomor standar berlaku untuk semua jenis selang.
Advertisement
7. Pastikan Selang Terpasang Erat pada Regulator dan Kompor
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9359929/original/083935500_1790584158-gas_2.jpg)
Pemasangan yang kurang tepat dapat membuat sambungan selang menjadi longgar sehingga gas berisiko bocor. Pastikan selang terpasang erat pada regulator dan kompor dengan menggunakan klem yang sesuai.
Periksa pula kondisi regulator dan karet seal pada katup tabung sebelum digunakan. Pastikan regulator terpasang dengan benar dan tidak mudah terlepas. Jangan memaksakan sambungan yang tidak sesuai ukuran atau mengencangkan klem secara berlebihan hingga merusak selang. Jika pemasangan sulit dilakukan, mintalah bantuan petugas atau teknisi yang kompeten.
8. Atur Panjang dan Jalur Selang sesuai Kebutuhan
Panjang selang perlu disesuaikan dengan jarak antara tabung LPG dan kompor. Selang yang terlalu pendek dapat tertarik ketika posisi kompor berubah, sedangkan selang yang terlalu panjang berpotensi melilit, terinjak, atau tersangkut benda di sekitarnya.
Ukur jarak pemasangan terlebih dahulu dan pilih selang dengan panjang yang sesuai petunjuk produsen. Pastikan jalurnya tidak melewati area panas atau menghalangi aktivitas di dapur. Hindari menggulung selang secara berlebihan hanya untuk menyimpan kelebihan panjangnya.
Advertisement
9. Periksa Kebocoran pada Selang dan Sambungan
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9359928/original/074055900_1790584158-gas_lpg.jpg)
Pemeriksaan kebocoran merupakan langkah penting untuk memastikan sistem LPG aman digunakan. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah mengoleskan larutan air sabun pada bagian sambungan yang perlu diperiksa, sesuai petunjuk produsen. Munculnya gelembung dapat menandakan adanya kebocoran.
Jangan pernah menggunakan api untuk mencari sumber kebocoran. Jika tercium bau gas atau terdengar suara mendesis, jangan menyalakan api maupun mengoperasikan sakelar listrik. Jika aman, tutup aliran gas dan buka pintu serta jendela secara manual. Apabila bau gas kuat, segera tinggalkan area dan hubungi petugas LPG dari tempat yang aman. Jangan gunakan kembali peralatan sebelum sumber kebocoran ditangani.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Cara Merawat Selang Gas
Bagaimana cara merawat selang gas agar tidak mudah retak dan bocor?
Periksa kondisi selang secara berkala, jauhkan dari sumber panas, hindari tekukan tajam, dan pastikan sambungannya terpasang erat. Ganti selang jika ditemukan kerusakan.
Kapan selang gas LPG perlu diganti?
Selang perlu diganti jika retak, mengeras, getas, berubah bentuk, atau menunjukkan tanda kerusakan lainnya. Ikuti juga masa pakai yang dianjurkan produsen.
Bagaimana cara mengetahui selang gas mengalami kebocoran?
Kebocoran dapat ditandai dengan bau gas atau suara mendesis. Jika kondisi aman, larutan air sabun dapat digunakan untuk memeriksa sambungan sesuai petunjuk produsen. Jangan pernah menggunakan api untuk mendeteksi kebocoran.
Apakah selang gas boleh terkena sinar matahari langsung?
Sebaiknya hindari paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama karena panas dapat mempercepat kerusakan material selang. Jauhkan juga selang dari api dan permukaan kompor yang panas.
Apakah selang gas yang retak bisa diperbaiki menggunakan isolasi?
Tidak. Selang yang retak atau bocor tidak boleh ditambal menggunakan isolasi maupun perekat. Segera ganti dengan selang baru yang sesuai standar keselamatan untuk mencegah kebocoran gas.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9359927/original/064255800_1790584158-gas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5435394/original/073589400_1765033522-beringin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9381450/original/064942900_1792818080-Gemini_Generated_Image_nqhouhnqhouhnqho.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9381370/original/026082800_1792811560-Gemini_Generated_Image_7p09bh7p09bh7p09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323461/original/050468600_1786613342-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499436/original/009277600_1770786036-Gemini_Generated_Image_36vsq436vsq436vs.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560332/original/021389400_1776664960-Penjarangan_Tunas__Shoot_Thinning_.jpg)