Seorang pria warga negara asing (WNA) asal Britania Raya berinisal YR (24) ditemukan tewas di sebuah kamar vila di Jalan Taman Mertanadi, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali. Kepolisian membernarkan adanya peristiwa tewasnya YR yang terjadi pada Sabtu (29/8) malam.
"Iya adanya WNA yang meninggal dunia di vila," kata Kabid Humas Polda Bali, Kombes Ariasandy, Senin (31/8).
Kronologi penemuan mayat WNA Inggris itu, bermula sekitar pukul 14.00 WITA seorang saksi bernama I Nyoman Gede Armawa (40) selaku sekuriti vila mendapat informasi dari staf yang bertugas pada shift pagi, bahwa korban belum terlihat keluar dari kamar dan terakhir terlihat pada pukul 03.00 WITA. Mengetahui hal itu, saksi kemudian berupaya menghubungi korban melalui pesan singkat, namun pesan yang dikirim tidak mendapat respons dari korban.
Selanjutnya, sekitar pukul 20.00 WITA saksi bernama Ni Nyoman Restini (40) selaku menager vila bersama sekuriti melakukan pengecekan terhadap kondisi korban di dalam kamar, karena merasa curiga korban sudah cukup lama berada di dalam kamar.
Kemudian, saksi sempat menggedor pintu kamar korban untuk memastikan kondisi korban. Namun tidak mendapatkan respons dari dalam kamar korban, karena khawatir terjadi sesuatu terhadap korban, saksi menghubungi saksi I Made Suwada (46) selaku pecalang setempat untuk meminta pendampingan sekaligus sebagai saksi dalam membuka kamar korban.
Setelah pintu kamar dibuka dengan kunci duplikat, korban ditemukan dalam keadaan terbaring di atas tempat tidur dan tubuh korban sudah dalam kondisi kaku.
"Setelah mengetahui kondisi korban, saksi kemudian menghubungi pihak kepolisian untuk dilakukan penanganan lebih lanjut," imbuhnya.
Dari hasil pengamatan pada korban yang berada di kamar vila nomor tiga, posisi korban saat ditemukan terlentang di atas kasur dengan menggunakan pakaian baju dan celana pendek warna hitam serta memakai kaus kaki.
"Di tempat kejadian perkara (TKP) dalam keadaan berantakan dan banyak barang-barang korban yang berada di lantai," jelasnya.
Setelah dilakukan olah TKP oleh identifikasi Polres Badung dan tim kesehatan Puskesmas Kecamatan Kuta Utara, korban dievakuasi oleh BPBD Kabupaten Badung dengan menggunakan ambulan jenazah dan selanjutnya dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah di Kota Denpasar.
Untuk barang-barang yang ditemukan di TKP, 2 buah kunci Inggris, 2 set kunci L, 1 buah blender merek klaz, 18 botol suplemen now inositol 500 mg dengan kemasan 100 kapsul nabati atau veg capsules.
Kemudian, hasil pemeriksaan tim identifikasi Polres Badung, mayat korban dalam keadaan sudah kaku, mulut korban mengeluarkan cairan bercampur darah, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
"Pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, memerlukan pemeriksaan otopsi lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian korban," ujarnya.