Seorang petani, DM (51), ditemukan tewas di kebun karet miliknya dengan banyak luka. Polisi tengah menyelidiki kasus ini untuk mengungkap penyebab kematian.
Korban ditemukan anak dan istrinya, AN (18) dan EL (47), di kebun karet di Suak Tapeh, Banyuasin, Sumatera Selatan, Selasa (18/8) sore. Korban dalam posisi terlungkup dan saat di balik terdapat banyak luka.
Polisi mendatangi lokasi untuk mengevakuasi korban dan melakukan olah TKP. Hasil visum menunjukkan adanya luka sayatan di pergelangan tangan, luka pecah di bibir, luka memar di kaki kanan, dan beberapa luka lecet lainnya.
Kasi Humas Polres Banyuasin Iptu Abu Baka mengatakan, penyidik belum dapat menyimpulkan penyebab kematian korban karena perlu penyelidikan mendalam. Sejumlah saksi-saksi mesti dimintai keterangan sebagai petunjuk awal pengungkapan.
"Korban ditemukan tewas dengan banyak luka, kita belum tahu penyebabnya karena apa," kata Kasi Humas Polres Banyuasin Iptu Abu Baka, Rabu (19/8).
Polisi telah mendapatkan informasi awal dari beberapa saksi. Korban dikabarkan jatuh saat memanjat pohon jengkol di kebun karetnya. Keterangan lain menyebutkan korban diduga terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya.
Polisi akan melakukan pemeriksaan mendalam yang berkaitan dengan dugaan insiden jatuh atau ada penyebab lain.
"Katanya jatuh dari pohon jengkol, ada jatuh dari motor, kita lihat hasil perkembangan, apakah ada kemungkinan lain, termasuk pembunuhan," pungkas Abu.