Muktamar NU di Jombang, Panitia Siapkan 200 Becak Listrik dan Ratusan Kendaraan

Seluruh rombongan yang datang akan terlebih dahulu diangkut menuju lokasi muktamar menggunakan armada bus.

Erwin yohanes
Oleh Erwin yohanes - Reporter
Muktamar NU di Jombang, Panitia Siapkan 200 Becak Listrik dan Ratusan Kendaraan
Panitia Sediakan Becak Listrik hingga Bus untuk Antar Jemput Peserta Muktamar Ke-35 NU

Panitia Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menyiapkan berbagai moda transportasi, mulai dari becak listrik, bus, hingga mobil operasional, untuk melayani antar jemput puluhan ribu peserta dan tamu yang akan menghadiri Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.

Ketua Panlok Muktamar Ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, mengatakan seluruh muktamirin, baik delegasi resmi maupun muhibbin yang datang dari berbagai daerah, akan mendapatkan layanan transportasi menuju lokasi muktamar tanpa membedakan status peserta.

"Kita sambut dengan tim, insyaallah nanti seluruh muktamirin, baik peserta yang delegasi ataupun yang muhibbin akan kita angkut semua langsung ke Jombang," kata Gus Rozaq.

Menurutnya, seluruh rombongan yang datang akan terlebih dahulu diangkut menuju lokasi muktamar menggunakan armada bus. Setelah tiba di Jombang, panitia akan melakukan pendataan dan mengelompokkan peserta sesuai kategori masing-masing.

"Jadi siapapun, pokoknya tujuannya untuk muktamar, kita angkut menggunakan bus. Setelah itu baru di sini kita pisah-pisah mana yang delegasi, mana rombongan," ujarnya.

Untuk mendukung kelancaran mobilitas peserta, panitia menyiapkan skema penjemputan dari sejumlah titik kedatangan. Peserta yang tiba melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya akan dijemput menggunakan armada bus, terutama rombongan dari luar Pulau Jawa seperti Kalimantan dan wilayah lainnya.

Sementara itu, peserta yang datang melalui Stasiun maupun Terminal Jombang akan dilayani menggunakan mobil operasional yang telah disiagakan.

Selain armada resmi panitia, Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) bersama para alumni juga menyiapkan kendaraan pribadi yang dapat digunakan sewaktu-waktu untuk mendukung operasional maupun penjemputan peserta apabila diperlukan.

Panitia juga menyediakan fasilitas transportasi khusus bagi tamu kehormatan dan para kiai sepuh. Sebanyak 15 unit golf cart didatangkan dari Blitar untuk mempermudah mobilitas di kawasan yang disterilkan dari kendaraan umum.

Sementara itu, sebagai moda transportasi ramah lingkungan di kawasan muktamar, panitia menghadirkan 200 unit becak listrik yang akan melayani pergerakan peserta di sekitar area kegiatan. Selain itu, sebanyak 100 mobil operasional dan kendaraan siaga juga disiapkan guna mendukung kebutuhan logistik serta mobilitas panitia dan peserta selama pelaksanaan muktamar.

Gus Rozaq menambahkan, panitia telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, Angkasa Pura, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang untuk memastikan kelancaran arus transportasi selama penyelenggaraan Muktamar Ke-35 NU.

Sebagai bagian dari layanan kepada peserta, panitia juga akan segera meluncurkan pusat informasi atau call center resmi yang dapat diakses untuk memperoleh informasi mengenai penjemputan, transportasi, maupun layanan lainnya selama pelaksanaan muktamar.

"Akan kita siapkan call center khusus terkait informasi. Nanti akan kita rilis call center, wajib itu," pungkas Gus Rozaq.

Rekomendasi