Driver Taksi Online Tewas dengan Kaki Terikat di Kebun Tebu

Seorang driver taksi online tewas di kebun tebu Hamparan Perak. Polisi mendalami dugaan pembegalan driver taksi online. Video evakuasi warga ikut viral.

Reza Efendi
Oleh Reza Efendi - Reporter
Driver Taksi Online Tewas dengan Kaki Terikat di Kebun Tebu
Driver taksi online tewas mengenaskan

Warga Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, digemparkan penemuan mayat pria di perkebunan tebu pada Jumat (14/8/2026) dini hari. Korban berinisial RA (25), warga Kecamatan Medan Helvetia, diduga kuat menjadi korban pembegalan driver taksi online.

RA diketahui sehari-hari bekerja sebagai pengemudi taksi online. Temuan jasadnya di area kebun tebu memicu penyelidikan kepolisian.

Pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan dan barang bukti di lokasi untuk mengurai kronologi kejadian serta memastikan rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan.

Kondisi Jasad di Kebun Tebu Hamparan Perak

Jasad korban ditemukan dalam posisi telentang di antara rimbunan tebu. Lokasi penemuan berada di wilayah Kecamatan Hamparan Perak.

Saat ditemukan, RA mengenakan kaos putih dan celana pendek biru.

Kedua kakinya terlihat terikat. Pada tubuh dan wajah korban juga tampak sejumlah luka memar yang diduga akibat penganiayaan berat.

Dugaan Pembegalan Driver Taksi Online dan Mobil Korban Raib

Kendaraan yang biasa dikemudikan korban, mobil Daihatsu Ayla, tidak ditemukan di sekitar lokasi penemuan.

Raibnya kendaraan tersebut memperkuat dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang menimpa korban.

Informasi yang beredar menyebut pelaku diduga menyamar sebagai penumpang untuk menjebak korban sebelum melancarkan aksinya.

Rekaman Evakuasi Viral, Polisi Telusuri Pelaku

Proses identifikasi dan evakuasi jenazah oleh kepolisian sempat direkam warga. Video amatir itu cepat beredar dan viral di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, seorang warga terdengar berkata:

"Ini orang identifikasi ya, mau ngangkat."

Polisi kini melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas pelaku dan melacak keberadaan mobil korban yang dibawa kabur.

Rekomendasi