Gempa NTT Sebabkan Rumah Eks Menkominfo Johnny Plate Ambruk, 3 Orang Terjebak

Rumah Johnny Plate di Reo, Manggarai, runtuh usai gempa M 7,0 mengguncang NTT. Warga menyebut ada tiga orang terjebak. BMKG memutakhirkan data gempa.

Luqman Rimadi
Oleh Luqman Rimadi - Reporter
Gempa NTT Sebabkan Rumah Eks Menkominfo Johnny Plate Ambruk, 3 Orang Terjebak
Sejumlah warga berupaya menyelamatkan 3 orang yang terjebak di dalam rumah Eks Menteri Johnny Plate yang ambruk imbas gempa guncang NTT. (Istimewa)

Gempa kuat bermagnitudo 7,0 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) pagi. Imbas guncangan tersebut, rumah milik mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny Plate, di Reo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, dilaporkan ambruk.

Upaya evakuasi tengah berlangsung di lokasi. Warga setempat bersama pihak lain bergerak untuk menolong penghuni yang masih berada di dalam bangunan.

BMKG menyatakan gempa ini merupakan bagian dari rangkaian guncangan yang terjadi pada Sabtu pagi, dengan parameter dimutakhirkan dari M 7,7 menjadi M 7,0.

Evakuasi di Rumah Johnny Plate di Reo

Bangunan rumah yang tampak memiliki sejumlah pilar berukuran besar itu mengalami kerusakan serius pada beberapa bagian. Sejumlah runtuhan terlihat menimpa bagian lain bangunan.

Seorang warga, Jufri Husen, menyebut masih ada orang di dalam rumah dan proses penyelamatan terus dilakukan. "Di dalam ada tiga, ini masih kita lakukan upaya penyelamatan. Masih ada suara-suara," kata Jufri Husen saat dihubungi Liputan6.com.

Di sekitar lokasi, warga berkumpul di area terbuka. Sebagian terlihat membawa barang-barang dari rumah masing-masing untuk menyelamatkan harta benda setelah merasakan guncangan gempa.

Parameter Gempa Versi BMKG

BMKG mencatat gempa terjadi pada pukul 04.58.23 WIB dengan pusat gempa di laut, sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, pada kedalaman 10 kilometer. Koordinat episentrum berada di 8,33 Lintang Selatan dan 121,32 Bujur Timur.

Akun X resmi BMKG menyampaikan pembaruan parameter gempa tersebut. "#Gempa (UPDATE) Mag:7.0, 15-Agu-26 04:58:23 WIB, Lok:8.33 LS, 121.32 BT (Pusat gempa berada di laut 38 km timur laut Mbay, Nagekeo), Kedlmn:10 Km," tulis BMKG melalui akun X-nya, Sabtu.

BMKG menegaskan pemutakhiran magnitudo dari M 7,7 menjadi M 7,0 dilakukan setelah analisis data lanjutan.

Getaran Terasa Luas, Peringatan Dini Tsunami

Guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah NTT, NTB, Sulawesi Selatan, hingga Bali, dengan intensitas berbeda. Di Ruteng, Ende, Labuan Bajo, Maumere, dan Sumba Timur, getaran tercatat mencapai skala IV–V MMI.

Di Kota Bima dan Kabupaten Dompu, guncangan dilaporkan hingga skala V MMI. Sementara daerah lain merasakan intensitas lebih rendah sesuai jarak dari pusat gempa.

Selain memicu guncangan luas, gempa utama tersebut juga sempat menimbulkan peringatan dini tsunami untuk wilayah NTT, NTB, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.

Rekomendasi