Presiden Prabowo Subianto menghadirkan tamu spesial dalam Sidang Tahunan MPR di Gedung Parlemen, Jumat (14/8/2026). Ia mengajak Citra Nur Ramadhani, siswi Sekolah Rakyat Terintegrasi Tingkat Dasar, untuk hadir di ruang sidang.
Di hadapan para pejabat, tamu undangan, dan anggota legislatif, Prabowo memperkenalkan Citra dan menyampaikan kisahnya. Momen tersebut menjadi sorotan ketika Presiden menyelipkan guyon saat berinteraksi langsung dengan Citra dari podium.
Prabowo juga memaparkan latar belakang Citra yang sempat menghadapi kesulitan saat bersekolah, sebelum kemudian bisa kembali melanjutkan pendidikannya.
Advertisement
Citra Diperkenalkan di Sidang Tahunan MPR
Prabowo membuka perkenalannya dengan menyebut asal Citra. "Citra dari Kabupaten Pangkajene, Sulawesi Selatan," ujar Presiden Prabowo Subianto.
Kepala Negara menceritakan bahwa saat duduk di kelas 4 SD, Citra hampir putus sekolah karena harus membantu ibunya berjualan kacang, sementara ayahnya telah meninggal. "Ibunya penyandang disabilitas," kata Prabowo.
Ia menegaskan, Sekolah Rakyat memberi Citra kesempatan untuk tetap belajar tanpa harus meninggalkan keluarga. Prabowo juga menyampaikan kebanggaannya atas prestasi Citra. "Citra berhasil menjadi juara 2 karate tingkat kabupaten," ucap Prabowo.
Advertisement
Candaan Prabowo untuk Citra Soal "Pacaran" dan Sabuk Hitam
Di sela pidato, Prabowo berinteraksi langsung dengan Citra. Ia bertanya, "Citra umurmu berapa?"
"10 tahun," jawab Citra.
Menanggapi jawaban itu, Prabowo melontarkan guyon. "Ya nanti 10 tahun lagi lah kau boleh pacaran," guyon Prabowo disambut tawa hadirin.
Masih dalam suasana santai, Prabowo melanjutkan candaannya. "Citra kau boleh pacaran setelah sabuk hitam. Jadi tidak ada yang berani main-main sama kau," tutup Prabowo.