Manggarai Disiapkan Jadi CBD Baru Jakarta, LRT-KRL Bakal Terintegrasi

Pemprov DKI siapkan Manggarai jadi CBD baru. Jakpro–KAI kolaborasi, LRT tersambung ke KRL. Proyek Kelapa Gading–Manggarai 98% rampung.

Winda Nelfira
Oleh Winda Nelfira - Reporter
Manggarai Disiapkan Jadi CBD Baru Jakarta, LRT-KRL Bakal Terintegrasi
LRT di kawasan Manggarai (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan kawasan Manggarai sebagai pusat bisnis baru atau Central Business District (CBD). Pengembangan kawasan ini akan didukung integrasi transportasi publik, khususnya LRT Jakarta dan KRL.

Direktur Utama (Dirut) PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Iwan Takwin mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk mengembangkan kawasan Manggarai sebagai CBD baru.

“Ya, terkait Manggarai ini gitu ya, ke depan nanti kami akan bekerja sama dengan KAI untuk membangun kawasan ini menjadi satu fasilitas CBD baru,” kata Iwan usai meninjau kesiapan Stasiun LRT Jakarta Manggarai, Kamis (13/8/2026).

Selain pengembangan kawasan, Jakpro juga menyiapkan konektivitas langsung antara LRT Jakarta dan KRL di Stasiun Manggarai. Dengan integrasi tersebut, penumpang nantinya dapat berpindah moda secara langsung tanpa perlu turun ke area bawah stasiun.

“Dan kemudian juga kami sebagai operator di sini nanti akan melakukan connecting dengan, jadi orang nanti penduduk warga yang apa penumpang dari KRL pindah ke LRT, LRT ke KRL itu tidak perlu turun ke bawah, bisa langsung terkoneksi dengan KAI. Jadi mobilisasinya akan lebih nyaman nantinya,” jelasnya.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, Manggarai berpotensi menjadi salah satu hub transportasi utama di Jakarta seiring terintegrasinya berbagai moda transportasi publik.

Menurut Pramono, pengembangan kawasan Manggarai juga akan diarahkan pada pembangunan sejumlah kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD).

“Dan nanti di tempat ini, baik dilakukan oleh pemerintah pusat atau pemerintah Jakarta atau swasta, akan dibangun banyak TOD-TOD baru,” kata Pramono.

Dia menilai posisi Manggarai akan semakin strategis karena menjadi titik pertemuan sejumlah layanan transportasi publik di Jakarta.

“Karena apa pun ini menjadi ya seperti Blok M sekarang, orang akan berebut untuk datang ke tempat ini karena memang transportasi utama Jakarta salah satunya berhentinya di tempat ini,” ujarnya.

LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai memiliki panjang 12,2 kilometer (km) dengan 11 stasiun dan nilai investasi mencapai Rp12,1 triliun. Tingkat kesiapan proyek saat ini mencapai 98 persen, dengan pekerjaan yang masih tersisa berupa pensinyalan di sejumlah titik.

Rekomendasi