Presiden Prabowo Subianto meresmikan secara virtual proyek jembatan yang dikerjakan TNI-Polri di berbagai daerah serta program sumber air bersih TNI Angkatan Darat. Peresmian berlangsung dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (13/8/2026).
"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, hari Kamis tanggal 13 Agustus 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, saya resmikan 3.395 jembatan TNI dan Polri, dan 3.000 sumber air bersih TNI Angkatan Darat yang telah dibangun untuk kepentingan rakyat Indonesia," kata Prabowo sebagaimana disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (13/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta berterima kasih kepada seluruh prajurit TNI dan anggota Polri yang terlibat.
"Saya bangga dengan Saudara-saudara sekalian. Saudara-saudara telah menjalankan suatu misi pengabdian, misi bakti kepada rakyat," ujarnya.
Advertisement
Terpusat di Lebak, Jembatan Layani 8.000 Warga
Peresmian lapangan dipusatkan di Jalan Bayah-Cikotok, Kampung Bayah Satu, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.
Jembatan yang menjadi lokasi seremoni tersebut menghubungkan Desa Bayah Barat dengan Desa Darmasari.
Infrastruktur itu memberikan manfaat langsung bagi sekitar 8.000 jiwa di wilayah sekitar.
Advertisement
Apresiasi untuk KSAD, Kapolri, dan Personel TNI-Polri
Prabowo menyampaikan terima kasih kepada KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas dukungan terhadap program pembangunan jembatan dan sumber air bersih.
Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh personel TNI dan Polri yang menyelesaikan pembangunan ribuan jembatan bagi masyarakat.
"Saudara bukan tentara biasa. Saudara bukan polisi biasa. Saudara-saudara adalah tentaranya rakyat, polisinya rakyat. Lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, memberi yang terbaik untuk rakyat, dan pada akhirnya Saudara juga akan kembali kepada rakyat," tutur Prabowo.
Advertisement
Program Jembatan Merah Putih Presisi: Capaian di 30 Polda
Program Jembatan Merah Putih Presisi merupakan pelaksanaan tugas Polri untuk membantu pemenuhan infrastruktur dasar masyarakat, terutama di wilayah perdesaan yang menghadapi keterbatasan akses.
Hingga saat ini, Polri telah membangun dan merevitalisasi 895 jembatan secara swadaya di 30 Polda, dengan total panjang 19,2 kilometer.
Jembatan tersebut menghubungkan 1.314 desa dan memberikan manfaat bagi sekitar 2 juta masyarakat.
"Jembatan-jembatan tersebut membantu membuka akses antarkampung dan antardesa, meningkatkan keselamatan, serta memudahkan masyarakat menuju sekolah, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, dan pusat kegiatan ekonomi," kata Mensesneg Prasetyo Hadi dalam keterangannya.