Penutupan Bromo, 2.056 Pengunjung Ajukan Refund Tiket

Bromo ditutup total akibat karhutla. TNBTS mencatat 2.056 pengajuan refund tiket Bromo dan 32 reschedule. Proses bisa dilakukan lewat formulir daring.

Hermawan Arifianto
Oleh Hermawan Arifianto - Reporter
Penutupan Bromo, 2.056 Pengunjung Ajukan Refund Tiket
Proses pemadaman kebakarasn di kawasan Gunung Bromo oleh petugas BNPB. (Dok: BNPB)

Penutupan total wisata Gunung Bromo akibat kebakaran hutan dan lahan memicu lonjakan pengajuan refund tiket Bromo.

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mencatat 2.056 permohonan pengembalian biaya dari wisatawan.

Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, menyampaikan lonjakan pengajuan terjadi setelah seluruh akses wisata ditutup demi keselamatan pengunjung dan efektivitas pemadaman api.

Selain pengembalian dana, pengelola juga membuka opsi penjadwalan ulang bagi pengunjung terdampak melalui mekanisme daring.

2.056 Refund Tiket Bromo, Komposisi Wisnus dan Wisman

Terkait komposisi pemohon, Endrip merinci berdasarkan kategori wisatawan domestik dan mancanegara.

"Jumlah wisatawan yang sudah mengajukan refund terdiri dari 1.944 Wisatawan Nusantara (wisnus) dan 112 Wisatawan Mancanegara (wisman)," ujar Endrip, Kamis (13/8/2026).

Selain refund, sebanyak 32 wisnus memilih opsi reschedule atau penjadwalan ulang. Sementara itu, tidak ada wisman yang mengambil opsi reschedule.

"Saat ini, masih ada 974 wisatawan yang belum menentukan sikap terkait tiket mereka, terdiri dari 695 wisnus dan 279 wisman," tambahnya.

Mekanisme Refund dan Reschedule Melalui Formulir Daring

Pengajuan refund tiket Bromo maupun reschedule dilakukan secara daring melalui formulir resmi di tautan: https://bit.ly/form-refund-reschedule-karhutla-bromo.

Secara keseluruhan, TNBTS mencatat ada 3.062 calon pengunjung (2.671 wisnus dan 391 wisman) yang terdaftar untuk periode kunjungan 9–15 Agustus 2026.

Endrip menyebut lonjakan pengajuan tersebut tercatat sejak Minggu 9 Agustus 2026 hingga Rabu 12 Agustus 2026.

Akses Ditutup di Lima Pintu Masuk Bromo

Penutupan total seluruh pintu masuk kawasan Bromo diberlakukan sejak Sabtu (8/8/2026) pukul 22.00 WIB.

Akses yang ditutup meliputi Pintu Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo, Pintu Wonokriti di Kabupaten Pasuruan, Pintu Kemplang dan Boban Trisula di Kabupaten Malang, serta Pintu Senduro di Kabupaten Lumajang.

Langkah tegas ini diambil setelah kobaran api meluas hingga menyeberangi Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) dari arah Bukit Jantur dan membakar kawasan savana.

"Penghentian aktivitas wisata dilakukan secara menyeluruh guna memprioritaskan keselamatan publik serta mempermudah tim gabungan dalam menaklukkan titik api di lapangan," kata Endrip.

Rekomendasi