PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) terus memperkuat fondasi tata kelola, manajemen risiko, serta kepatuhan (Governance, Risk, and Compliance/GRC) dalam seluruh proses bisnisnya. Langkah ini diambil guna menjamin keandalan pasokan energi primer nasional di tengah dinamika dan tantangan pasar global.
Penguatan sistem manajemen risiko yang terintegrasi ini terbukti menjaga stabilitas operasional perusahaan secara berkelanjutan. Konsistensi PLN EPI dalam menerapkan tata kelola yang tangguh tersebut berbuah apresiasi tinggi dalam ajang TOP GRC Awards 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu (9/9/2026).
PLN EPI menyapu bersih tiga penghargaan utama, yakni TOP GRC Awards #5 Star, TOP GRC Golden Trophy atas keberhasilan mempertahankan predikat Bintang 5 selama tiga tahun berturut-turut, serta penghargaan The Most Committed GRC Leader 2026 untuk Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PLN EPI, Efin Febriantoro R.
Ajang bergengsi yang diinisiasi Majalah TopBusiness bersama asosiasi GRC nasional ini menilai tingkat kematangan (maturity) perusahaan yang tidak lagi sekadar melihat dokumen formal, melainkan sejauh mana manajemen risiko mampu menciptakan nilai dan menjaga keandalan bisnis secara nyata.
Vice President Manajemen Risiko dan Kepatuhan PLN EPI, Yuli Fitrianingrum, menegaskan bahwa keandalan tata kelola menjadi kunci utama agar perusahaan tetap adaptif dan tahan banting (resilient) menghadapi berbagai risiko operasional.
"Penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen dan kerja keras seluruh insan PT PLN Energi Primer Indonesia dalam membangun tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan yang semakin kuat. Kami akan menjadikan pencapaian ini sebagai momentum untuk terus memperkuat budaya GRC, meningkatkan resilience perusahaan, dan menghadirkan sustainable value bagi seluruh stakeholder," ujar Yuli.
Advertisement
Dorong Perusahaan Perkuat Integritas
Sementara itu, Ketua Penyelenggara TOP GRC Awards 2026, Lutfi Handayani, menekankan bahwa ajang ini dirancang untuk mendorong perusahaan nasional memperkuat integritas serta transparansi sistem bisnisnya.
"TOP GRC Awards tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga menjadi platform pembelajaran dan peningkatan kualitas GRC bagi perusahaan peserta. Melalui proses penilaian dan penjurian, perusahaan dapat mengevaluasi praktik GRC, memperoleh masukan, melakukan benchmarking, serta mengidentifikasi area yang perlu diperkuat," jelas Lutfi.
Pencapaian ini mempertegas komitmen PLN EPI untuk menjadikan manajemen risiko dan tata kelola yang ketat sebagai dasar pengambilan keputusan strategis demi memastikan keberlanjutan pasokan energi bagi Indonesia.