Bukan Cuma Publikasi, Ini Cara PLN EPI Amankan Proyek Energi

PLN EPI perkuat komunikasi strategis lewat program Gaskita untuk bangun kepercayaan stakeholder dan kawal proyek infrastruktur energi nasional.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Bukan Cuma Publikasi, Ini Cara PLN EPI Amankan Proyek Energi
<p>Pasokan listrik di Pulau Batam dan Pulau Bintan kini telah pulih kembali Selasa (3/1/2023). Gangguan pasokan listrik terjadi di kedua pula tersebut pada sejak Minggu 1 Jauari 2023. (Dok PLN Batam)</p>

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) konsisten meningkatkan kualitas komunikasi strategis guna mengawal kelancaran program bisnis dan pembangunan infrastruktur energi nasional.

Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan menegaskan bahwa jajaran Komunikasi Korporat PLN EPI merancang narasi publik yang tidak sekadar berfokus pada volume pemberitaan, melainkan pada pemupukan kepercayaan serta dukungan nyata dari para pemangku kepentingan.

"Bagi PLN EPI, keberhasilan komunikasi bukan semata diukur dari banyaknya pemberitaan, tetapi juga dari kemampuan membangun hubungan yang kredibel dan berkelanjutan. Dukungan stakeholder menjadi faktor penting dalam memastikan proyek infrastruktur energi dapat berjalan optimal," katanya dikutip Antara, Selasa (13/10).

Berkat pendekatan strategis tersebut, PLN EPI berhasil memboyong penghargaan Gold Winner lewat program kehumasan bertajuk Gaskita (Gasifikasi Untuk Kita) dalam ajang The 8th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026.

"Penghargaan ini merupakan apresiasi atas kerja kolaboratif seluruh Tim Komunikasi Korporat PLN EPI dalam membangun komunikasi yang tidak hanya berorientasi pada publikasi, tetapi juga memperkuat kepercayaan dan dukungan stakeholder. Melalui Gaskita, kami ingin memastikan setiap tahapan pengembangan infrastruktur gasifikasi dapat dipahami dan memperoleh dukungan dari para pemangku kepentingan," ujar Mamit.

Capaian ini menjadi bukti keberhasilan strategi PLN EPI dalam menumbuhkan pemahaman dan dukungan publik terhadap penguatan infrastruktur gasifikasi pembangkit listrik demi menopang ketahanan energi nasional.

Mamit menguraikan bahwa program Gaskita berpijak pada tiga pilar utama: inform, engage, dan trust. Tahapannya mencakup penyampaian data strategis, pelibatan aktif pemangku kepentingan, hingga pembentukan rasa percaya melalui kolaborasi dan legitimasi institusi. Langkah ini dijalankan lewat pemetaan stakeholder berdasarkan skala pengaruh serta kepentingannya, sembari mempererat hubungan dengan pemerintah, regulator, pemerintah daerah, mitra bisnis, hingga media.

Kawal Proyek Vital

Kerangka komunikasi ini turut mengawal berbagai proyek vital, seperti proyek gasifikasi di Nias dan Lombok, pengembangan infrastruktur gas WNTS-Pemping, serta kerja sama dengan berbagai mitra energi domestik maupun internasional.

Pada kesempatan yang sama, Founder dan CEO Humas Indonesia Asmono Wikan menekankan bahwa fungsi humas modern telah bertransformasi dari sekadar penyebar informasi menjadi pembangun relasi yang kredibel antara lembaga dan publik. Melalui ajang AHI 2026, ia mendorong para praktisi kehumasan untuk terus menaikkan standar komunikasi, terbuka pada evaluasi, dan memberikan dampak nyata bagi organisasi serta masyarakat luas. 

Menutup pernyataannya, Mamit menegaskan komitmen PLN EPI untuk terus menghadirkan pola komunikasi yang informatif sekaligus mampu memperkokoh sinergi bersama.

"Komunikasi menjadi jembatan strategis antara perusahaan dan stakeholder dalam mewujudkan ketahanan energi nasional yang berkelanjutan," katanya.

Rekomendasi