Motor Masuk Jurang 20 Meter di Lampung Barat, 1 Orang Tewas

Kecelakaan di Tanjakan Cuaca, Lampung Barat, menewaskan satu orang dan melukai satu lainnya.

Ardi Munthe
Oleh Ardi Munthe - Reporter
Motor Masuk Jurang 20 Meter di Lampung Barat, 1 Orang Tewas
Proses evakuasi pengedara sepeda motor yang terperosok ke jurang sedalam 20 meter di Lampung Barat. (Liputan6.com/Istimewa).

Satu orang tewas dan satu lainnya mengalami luka berat setelah sepeda motor terperosok ke jurang sedalam 20 meter di Tanjakan Cuaca, Pekon Trimulyo, Kecamatan Gedung Surian, Kabupaten Lampung Barat, Senin (10/8/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Kecelakaan terjadi saat kondisi mulai gelap. Pengendara diduga kehilangan kendali ketika melintas di lokasi hingga sepeda motor terperosok ke jurang.

Dalam rekaman video di lokasi, sejumlah warga dan pengendara terlihat berdatangan untuk membantu mencari korban di lereng yang dikelilingi pepohonan dan semak-semak. Beberapa warga menggunakan senter untuk menyusuri lokasi, sedangkan sejumlah sepeda motor tampak terparkir di tepi jalan.

"Cuaca malam ini terjadi kecelakaan labas ke sana," ujar seorang warga dalam rekaman video.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, membenarkan kejadian tersebut. "Benar, kemarin sekitar pukul 18.30 WIB telah terjadi kecelakaan sepeda motor Honda Scoopy yang mengalami hilang kendali atau out of control," kata Yuni, Selasa (11/8/2026).

Menurut keterangan kepolisian, sepeda motor melintas di jalan menurun dan berkelok. Kondisi jalan licin serta minim penerangan karena hari mulai malam diduga membuat pengendara tak mampu mempertahankan kendali.

"Sepeda motor kemudian terperosok masuk ke jurang di sisi kanan jalan dengan kedalaman sekitar 20 meter," jelasnya.

Identitas Korban dan Kendaraan

Yuni menjelaskan, Honda Scoopy merah dengan nomor polisi E 3818 YBL dikendarai Rudi Syaiful Rahman (49) yang membonceng M. Fathar (58).

Keduanya melaju dari arah Tanggamus menuju Lampung Barat sebelum kecelakaan terjadi di Tanjakan Cuaca.

Akibat kejadian itu, M. Fathar meninggal dunia di lokasi dan kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

Sementara itu, Rudi Syaiful Rahman mengalami luka berat, termasuk patah pada pergelangan kaki sebelah kanan, dan mendapat penanganan medis.

"Dari kecelakaan tersebut, satu orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat," ungkapnya.

Olah TKP

Setelah menerima laporan, petugas kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Sejumlah saksi diperiksa guna mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan, termasuk kondisi lintasan dan situasi saat kejadian.

Kendaraan yang terlibat turut diamankan sebagai barang bukti.

Rekomendasi