Kebakaran hebat yang melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, kini telah memasuki tahap pendinginan. Proses krusial ini sedang ditangani secara langsung oleh Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat. Insiden yang mengejutkan ini pertama kali dilaporkan terjadi pada Jumat (7/8) malam sekitar pukul 21.40 WIB, dengan api yang merembet dari lantai 11 hingga 16 gedung tersebut.
Perwira Piket Gulkarmat Jakarta Pusat, Karnawan, menjelaskan pentingnya tahap pendinginan, yang dikenal juga sebagai "overhaul". Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada lagi titik-titik hawa panas yang berpotensi memicu api kembali di kemudian hari. Kewaspadaan tinggi diterapkan untuk mencegah insiden susulan.
Untuk mendukung operasi pendinginan ini, sebanyak 24 unit mobil pemadam kebakaran masih disiagakan di lokasi kejadian. Jumlah armada ini merupakan penyesuaian dari total 35 unit yang awalnya dikerahkan saat api masih berkobar hebat di gedung tersebut.
Advertisement
Advertisement
Proses Pendinginan Intensif Cegah Api Susulan
Gulkarmat Jakarta Pusat terus berupaya keras melakukan proses pendinginan secara intensif di Gedung Bapenda DKI. Tindakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh titik api benar-benar padam dan tidak menyisakan potensi bahaya kebakaran baru di dalam struktur bangunan.
Menurut keterangan Karnawan, proses "overhaul" menjadi fokus utama tim pemadam kebakaran di lapangan. Ia menegaskan, "Untuk situasi pagi hari ini proses pendinginan, ini dilakukan overhaul dikarenakan masih ada titik-titik hawa panas yang masih ada. Jangan sampai terlewat nanti timbul kebakaran kembali."
Sebanyak 24 unit mobil pemadam kebakaran saat ini masih berada di lokasi untuk memantau dan melakukan pendinginan. Jumlah armada ini telah berkurang dari total 35 unit yang dikerahkan sejak awal penanganan insiden kebakaran besar tersebut.
Advertisement
Gulkarmat menargetkan bahwa seluruh proses pendinginan ini dapat rampung sepenuhnya pada pukul 09.00 WIB. Target waktu ini ditetapkan dengan harapan semua titik hawa panas berhasil diatasi dan situasi kembali aman terkendali.
Advertisement
Kronologi Kejadian dan Penyelidikan Penyebab Kebakaran
Kebakaran yang menimpa Gedung Bapenda DKI Jakarta dilaporkan terjadi pada Jumat (7/8) malam. Tepatnya, api mulai berkobar sekitar pukul 21.40 WIB di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat. Api diketahui melalap dari lantai 11 hingga lantai 16 gedung tersebut.
Dugaan awal menyebutkan bahwa titik awal api berasal dari lantai 11, yang pada saat kejadian sedang dalam proses renovasi. Satu orang pekerja berhasil dievakuasi dari lantai 15 gedung yang terbakar.
Dalam upaya pemadaman awal, Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat mengerahkan kekuatan besar. Sebanyak 40 unit mobil pemadam kebakaran dan sekitar 200 personel dikerahkan untuk berjibaku memadamkan si jago merah yang melalap gedung.
Advertisement
Untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran, Puslabfor Bareskrim Polri telah diterjunkan ke lokasi kejadian. Kapolres Metro Jakpus Kombes Reynold Elisa Partomuan Hutagalung menyatakan, "Dan kami juga berkoordinasi dengan Puslabfor Bareskrim untuk dapat memastikan penyebab sumber api. Namun ini nanti setelah dari Dinas Pemadam Kebakaran yang menyampaikan apakah dari tim investigasi kepolisian sudah diperkenankan atau diperbolehkan masuk ke dalam gedung ataupun TKP."
Dukungan pengamanan tambahan juga diberikan oleh Kodim 0501 / Jakarta Pusat. Sebanyak 50 personel dari Kodim turut disiagakan guna membantu menjaga ketertiban dan keamanan di sekitar tempat kejadian perkara selama proses penanganan berlangsung.
Sumber: AntaraNews
Advertisement