Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan Bocah Meninggal Tersedak Bakso

Kepolisian memastikan tidak menemukan tanda-tanda maupun bekas penganiayaan pada tubuh korban.

Danny Adriadhi Utama
Oleh Danny Adriadhi Utama - Reporter
Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan Bocah Meninggal Tersedak Bakso
Puskesmas tempat penanganan bocah tersedak bakso di Batang. (Istimewa).

Nasib nahas dialami seorang bocah perempuan berinisial GC (7), warga Desa Wonobodro, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Dia meninggal dunia setelah tersedak bakso.

Hasil pemeriksaan medis, ditemukan pendarahan pada hidung dan mulut bocah tersebut akibat kekurangan oksigen. "Hasil pemeriksaan medis, ditemukan pendarahan pada bagian hidung dan mulut keluar darah Karena kondisi kekurangan oksigen yang menyebabkan pecahnya pembuluh darah," kata Kapolres Batang Kombes Pol Warsono, Selasa (22/9).

Kepolisian juga memastikan tidak menemukan tanda-tanda maupun bekas penganiayaan pada tubuh korban. "Jadi tidak ada tanda penganiayaan, murni musibah," ujar dia.

Seorang siswa kelas 3 meninggal dunia setelah tersedak biji buah kelengkeng saat berada di lingkungan sekolah, Selasa pagi.
Seorang siswa kelas 3 meninggal dunia setelah tersedak biji buah kelengkeng saat berada di lingkungan sekolah, Selasa pagi. (Liputan6.com/Istimewa).

Kronologi

Peristiwa tersebut terjadi saat korban sedang bermain bersama teman-temannya di halaman rumah pada Kamis 17 September 2026 sekitar pukul 17.30 WIB. Sambil menyantap bakso dalam kemasan plastik tiba-tiba salah seorang teman korban berteriak dan memberitahukan bahwa GC tersedak.

Warga yang mendengar teriakan tersebut kemudian berupaya memberikan pertolongan dengan menepuk-nepuk bagian punggung korban.

"Saksi mencoba menolong korban dengan menepuk-nepuk punggungnya dan memanggil orang tua korban," kata Warsono.

Korban kemudian dibawa ke bidan desa untuk mendapatkan pemeriksaan. Namun, karena kondisinya sudah lemas, korban selanjutnya dirujuk ke Puskesmas Blado.

"Sesampainya di Puskesmas Blado I korban dinyatakan sudah meninggal dunia," ujar dia

Pihak keluarga sudah menerima bahwa kejadian itu musibah. "Keluarga korban sudah menerima dan menyadari bahwa kejadian tersebut adalah sebuah musibah," pungkas Warsono.

Rekomendasi