Kabar duka datang dari dunia advokasi dan gerakan aktivis di Jawa Timur. Pengacara Muhammad Sholeh, yang akrab disapa Cak Sholeh, meninggal dunia pada Jumat (7/8) pagi setelah menjalani perawatan akibat penyakit yang dideritanya.
Semasa hidupnya, Cak Sholeh dikenal sebagai mantan aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) dan salah satu aktivis Reformasi 1998. Di dunia hukum, namanya begitu lekat sebagai advokat yang kerap berdiri di barisan masyarakat kecil, memperjuangkan berbagai perkara yang menyangkut kepentingan publik.
Dalam beberapa tahun terakhir, sosoknya semakin dikenal luas melalui media sosial. Slogan "No Viral No Justice" yang selalu ia gaungkan menjadi identitas sekaligus kritik terhadap fenomena penegakan hukum yang dinilai sering kali baru mendapat perhatian setelah suatu persoalan menjadi viral.
Kabar wafatnya Cak Sholeh dibenarkan oleh rekan sesama aktivis Reformasi 1998, Lasiono.
"Betul, meninggal dunia pada hari Jumat. Insyaallah beliau husnul khatimah," ujar Lasiono.
Lasiono mengenang Cak Sholeh sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi dalam memperjuangkan keadilan. Menurutnya, jejak perjuangan Cak Sholeh telah tertoreh dalam berbagai isu penting di Indonesia, salah satunya gugatan terhadap sistem Pemilu proporsional terbuka.
"Jejaknya dapat kita lihat saat gugatan Pemilu dengan sistem proporsional terbuka. Beliau lah orangnya," kenang Lasiono.
Bagi masyarakat, Cak Sholeh bukan sekadar seorang pengacara. Ia dikenal sebagai advokat yang tidak segan menyuarakan ketidakadilan yang dialami rakyat kecil. Melalui berbagai kanal media sosial, ia konsisten mengangkat persoalan hukum yang dihadapi masyarakat, terutama ketika mereka berhadapan dengan pihak yang memiliki kekuasaan.
Kepergian Cak Sholeh menjadi kehilangan besar, bukan hanya bagi keluarga dan rekan-rekan seperjuangannya, tetapi juga bagi dunia advokasi di Jawa Timur. Sosoknya dikenang sebagai pribadi yang vokal, berani, dan teguh memperjuangkan akses keadilan bagi masyarakat.
Jawa Timur kini kehilangan salah satu sosok yang patut dibanggakan. Selamat jalan, Cak Sholeh. Terima kasih atas dedikasi, keberanian, dan perjuanganmu dalam membela mereka yang mencari keadilan. Semoga segala amal baikmu diterima di sisi Allah SWT dan perjuanganmu menjadi inspirasi bagi generasi penerus.