Seorang pemilik konter gadged, Candra menjadi korban perampokan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (6/8). Pemilik konter, Chandra, diduga turut dibawa oleh pelaku dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Warga sekitar, Nurul mengatakan, peristiwa tersebut diketahui setelah sejumlah karyawan datang ke konter sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka curiga karena konter belum juga dibuka hingga siang hari. Para karyawan kemudian berupaya menghubungi pemilik konter melalui telepon. Namun, upaya tersebut tidak mendapat respons.
“Para karyawan datang ke konter pukul 10.00, tetapi sampai siang konter belum kunjung buka hingga akhirnya karyawan berupaya menghubungi bosnya,” kata Nurul kepada wartawan, Kamis (6/8).
Karena tidak kunjung mendapat jawaban, karyawan akhirnya mendobrak pintu konter dari bagian belakang untuk memastikan kondisi di dalam.
“Mas Chandra dihubungi tidak aktif. Saya suruh karyawan dobrak pintu dari belakang,” ujarnya.
Setelah pintu terbuka, para karyawan mendapati kondisi konter berantakan. Sejumlah barang, termasuk beberapa gawai, diketahui tidak berada di tempat.
Mobil Honda Jazz berwarna hitam yang diduga milik Chandra juga tidak ditemukan di lokasi. Keberadaan pemilik konter hingga kini masih belum diketahui.
Nurul mengaku tidak mendengar suara mencurigakan dari sekitar lokasi pada malam sebelum kejadian. Dia juga tidak mendengar teriakan ataupun suara orang bertengkar.
“Tidak mendengar suara apa pun. Tidak ada teriakan atau orang bertengkar,” jelasnya.
Sementara itu, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus perampokan tersebut. Polisi juga mendalami dugaan bahwa pemilik konter turut dibawa oleh pelaku.