Bos Konter Handphone Ambarawa Hilang Ditemukan Tewas Dalam Bagasi Mobil

Sebelumnya, bos konter telepon seluler di Ambarawa Kabupaten Semarang hilang beserta mobilnya. Saat dilakukan pengecekan kondisi konter juga berantakan diduga dirampok.

Danny Adriadhi Utama
Oleh Danny Adriadhi Utama - Reporter
Bos Konter Handphone Ambarawa Hilang Ditemukan Tewas Dalam Bagasi Mobil
Polisi olah TKP konter handphone di Semarang diduga dibobol perampok. (merdeka.com/istimewa).

Warga digegerkan dengan penemuan jenazah seorang laki-laki yang diduga menjadi korban pembunuhan di Dusun Tembelingan, Desa Trisari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (6/8) petang.

Jenazah tersebut ditemukan dalam kondisi terluka di dalam bagasi mobil Honda Jazz berwarna hitam tanpa pelat nomor sekitar pukul 17.00 WIB.

“Benar, ditemukan di bagasi. Mobilnya di halaman gudang,” kata Kapolsek Gubug AKP Anang Heriyanto, Kamis (6/8) malam.

Saat ini, polisi masih menyelidiki keterkaitan penemuan jenazah tersebut dengan kasus perampokan dan dugaan penculikan pemilik konter gadget di Ambarawa, Kabupaten Semarang.

"Ada dugaan berkaitan dengan kejadian di Kabupaten Semarang. Perampokan dan penculikan bos konter, ini masih dalam penyelidikan,” ungkapnya.

Terdapat luka pada bagian kepala korban. Namun, polisi belum dapat memastikan penyebab luka tersebut karena masih menunggu pemeriksaan dokter forensik.

"Saat ini, jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk diautopsi,” kata Anang.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana mengatakan masih menyelidiki dugaan penemuan jenazah di dalam bagasi mobil turut wilayah Gubug, Grobogan. Korban diduga merupakan korban yang hilang dari konter.

"Kami masih laksanakan penyelidikan terkait dugaan tersebut," kata Bodia.

Terkait ditemukannya mobil di lokasi kejadian, pihaknya telah menyelidiki apakah mobil korban yang juga hilang saat kejadian perampokan.

"Sedang kami cari tahu, karena plat nomornya dalam keadaan tercopot," tutur Bodia.

Sebelumnya, bos konter telepon seluler di Ambarawa Kabupaten Semarang hilang beserta mobilnya. Saat dilakukan pengecekan kondisi konter juga berantakan diduga dirampok. Sedangkan di Gubug, Grobogan, mayat pria ditemukan dalam bagasi mobil. Ada luka di bagian kepalanya.

 

 

Polisi Turun Tangan

Polisi terus melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Counter HP Royal Phone, Lingkungan Pojoksari, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis 6 Agustus 2026. Penyelidikan dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Kita masih melakukan pemeriksaan saksi serta penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap motif di balik peristiwa tersebut," kata Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo, Kamis (7/7).

Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polres Semarang, guna mengungkap pelaku. Sedangkan proses olah TKP untuk memastikan kronologi secara utuh berdasarkan keterangan para saksi, dan barang bukti yang ditemukan di lokasi.

"Jadi kita juga mendatangi lokasi kejadian di Grobogan," ungkapnya.

Kapolsek Ambarawa AKP Ririh Widiastuti mengatakan dugaan perampokan di Royal Phone itu terjadi, Kamis (6/8/2026) setelah dua karyawan pulang ke konter tidak ada respon saat mengetuk pintu.

"Jadi saat itu mereka sempat mengetuk pintu, namun tidak ada respons dari dalam sehingga keduanya memutuskan pulang ke rumah masing-masing." kata dia.

Pihak kepolisian menerima laporan setelah seorang karyawan counter menemukan kondisi tempat usaha tersebut dalam keadaan berantakan dan diduga telah menjadi sasaran aksi kejahatan.

"Saksi yang curiga langsung mendobrak pintu belakang untuk memastikan situasi di dalam sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ambarawa," jelasnya.

Korban dalam peristiwa tersebut diketahui bernama Candra Waskito (25), warga Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Hingga saat ini, nilai kerugian akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan dan inventarisasi oleh pihak korban bersama penyidik.

Menerima laporan tersebut, personel Polsek Ambarawa bersama Satreskrim Polres Semarang dan Tim Inafis segera mendatangi lokasi guna melakukan olah TKP, mengamankan area kejadian dengan pemasangan garis polisi.

Rekomendasi