Cerita Penemu Korban Mutilasi di Depok, Sempat Dikira Bangkai Kambing

Saat hendak membersihkan area dengan membakar sampah, Rizky sama sekali tidak menaruh curiga terhadap karung yang berada di lokasi.

Dicky Agung Prihanto
Oleh Dicky Agung Prihanto - Reporter
Cerita Penemu Korban Mutilasi di Depok, Sempat Dikira Bangkai Kambing
Cerita Saksi Penemu Korban Mutilasi Dikira Sampah di Depok

Muhammad Rizky tak menyangka aktivitas rutinnya membakar sampah justru membawanya pada penemuan mengerikan. Karung yang semula ia kira berisi sampah di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, ternyata menyimpan jasad korban mutilasi.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat hendak membersihkan area dengan membakar sampah, Rizky sama sekali tidak menaruh curiga terhadap karung yang berada di lokasi.

"Waktu itu saat saya membakar sampah, saya tidak curiga apa pun karena mengira itu sampah," ujar Rizky, Rabu (5/8/2026).Kecurigaan baru muncul ketika api mulai membakar bagian karung. Dari celah yang terbuka, ia melihat sesuatu yang menyerupai potongan tubuh manusia.

"Baru kelihatan potongan dari pinggang ke bawah, tapi tidak ada kakinya. Setengah badan begitu," katanya.Meski demikian, Rizky sempat mengira benda tersebut adalah bangkai kambing. Dugaan itu berubah setelah ia menggeser karung dan melihat bagian tangan.

"Saya masih kira bangkai kambing. Pas saya dorong lagi, baru kelihatan tangan," ucapnya.Rizky mengatakan warga sebenarnya telah mencium bau menyengat dari lokasi beberapa hari sebelumnya. Namun, tidak ada yang menduga sumber bau tersebut berasal dari jasad manusia.

Setelah memastikan isi karung merupakan potongan tubuh manusia, Rizky bersama warga segera melaporkan penemuan itu kepada polisi. Tak lama kemudian, petugas datang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Saat ditemukan, bagian tubuh korban yang terlihat antara lain kepala, badan, dan tangan. Sementara wajah korban sudah sulit dikenali, sedangkan kedua kakinya tidak ditemukan di lokasi.

 

Pelaku Ditangkap di Pandeglang

Kurang dari 24 jam setelah penemuan jasad tersebut, Polda Metro Jaya menangkap pelaku berinisial S (26) saat berupaya melarikan diri ke wilayah Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan korban diketahui bernama Kunaefi (51), warga Cipayung, Depok. Identitas korban terungkap melalui proses identifikasi jenazah yang dipadukan dengan laporan orang hilang serta keterangan para saksi.

Berdasarkan hasil penyelidikan, korban dan pelaku berkenalan melalui media sosial sebelum bertemu di sebuah kontrakan di Cipayung pada 23 Juli 2026. Pertemuan tersebut diduga berujung cekcok hingga pelaku menusuk perut dan menggorok leher korban menggunakan pisau.

Polisi menduga pelaku kemudian memutilasi jasad korban untuk menghilangkan jejak. Tubuh korban dibungkus plastik hitam dan dimasukkan ke dalam karung sebelum dibuang di kawasan Tanah Merah. Adapun potongan kedua kaki korban dibuang ke aliran Sungai Pitara, Pancoran Mas.

 

Rekomendasi