Peristiwa kebakaran kandang ayam menghanguskan 24 ribu ekor ayam dan kerugian mencapai sekitar Rp1 miliar yang berlokasi di Banjar Dinas Tibudalem, Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali.
Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Ni Putu Wiwik Endrayani membenarkan peristiwa kebakaran itu yang terjadi pada Jumat (18/9) sekitar pukul 22:39 WITA.
"Kerugian materiil kurang lebih Rp1 miliar, berupa kandang dengan ukuran 100x12 meter beserta 24.000 ekor ayam pedaging," kata Iptu Wiwik, Senin (21/9).
Dia menerangkan, dalam peristiwa itu tidak ada korban luka maupun korban jiwa. Pemilik kandang ayam itu bernama I Made Dharma Wiguna.
Kronologinya, saat itu saksi bernama I Nyoman Anggi Hermawan pada saat sedang melaksanakan tugas jaga malam, dihubungi saksi Deden Rizky Nugraha yang memberitahu saksi mendengar suara letupan bambu yang berasal dari arah kandang ayam.
Lewat informasi itu, saksi melakukan pengecekan ke dalam kandang ayam seorang diri. Setelah sampai di lokasi, saksi melihat api telah muncul dari bagian belakang kandang dan telah membakar kurang lebih setengah bagian bangunan kandang ayam.
Melihat kejadian itu, saksi panik dan memberitahukan kepada rekan-rekan lainnya bahwa telah terjadi kebakaran di dalam kandang ayam. Selanjutnya, untuk mengantisipasi agar api tidak merembet dan membakar kendaraan, saksi memindahkan sepeda motor yang berada di dekat kandang ayam ke tempat yang lebih aman.
Selanjutnya, saksi menghubungi pemilik kandang ayam untuk memberitahukan mengenai kejadian kebakaran itu. Setelah itu segera menghubungi petugas pemadam kebakaran Kabupaten Tabanan dan pemilik bersama warga sekitar berupaya melakukan pemadaman terhadap api dengan peralatan yang tersedia.
"Sekitar pukul 00.09 WITA, satu unit mobil P pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Petugas bersama warga melakukan upaya pemadaman kurang lebih 45 menit dan api berhasil dipadamkan," imbuhnya.
Advertisement
Akibat kejadian kebakaran itu, sebanyak kurang lebih 24.000 ekor ayam pedaging mati atau ludes terbakar serta bangunan kandang ayam mengalami kerusakan akibat terbakar.
"Penyebab kebakaran diduga api berasal dari kebocoran gas LPG yang dipakai untuk pemanas dalam kandang ayam tersebut. Atas kejadian itu, korban tidak melaporkan peristiwa yang dialaminya ke ranah hukum, karena menganggap peristiwa itu sebagai musibah," tandasnya.