Gibran Tegaskan Pemerintah Terbuka akan Kritik dan Inisiatif Anak Muda

Wapres Gibran Rakabuming Raka menghormati survei dan inisiatif anak muda, termasuk 'kabinet bayangan'. Ia menegaskan terbuka pada kritik berbasis data.

Muhamad Agil Aliansyah
Oleh Muhamad Agil Aliansyah - Reporter
Gibran Tegaskan Pemerintah Terbuka akan Kritik dan Inisiatif Anak Muda
Kunjungan kerja Gibran Rakabuming Raka ke Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, untuk membuka Perkemahan Regional Pemuda dan Remaja Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara. (Foto: Nur Habibie/ Merdeka.com)

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan menghormati pelbagai hasil survei, kajian, dan analisis dari lembaga kredibel. Ia menyebut seluruh partisipasi publik, termasuk inisiatif anak muda membentuk kabinet bayangan, sebagai bagian penting dalam memperkuat demokrasi di Indonesia.

Menurutnya, dalam sistem demokrasi yang sehat setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, memberikan kritik, dan mengawal jalannya pemerintahan.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas beragam masukan yang berkembang di ruang publik dari pengamat, akademisi, media massa, hingga komunitas anak muda. Keterangan itu disampaikan Gibran pada Rabu (29/7/2026).

Sikap Gibran atas Survei dan 'Kabinet Bayangan'

Gibran menegaskan menghormati temuan survei serta kajian yang dipublikasikan lembaga tepercaya, sekaligus mengapresiasi ruang partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.

"Saya menghormati setiap hasil survei, kajian, maupun analisis yang disampaikan oleh lembaga-lembaga yang kredibel. Saya juga menghormati setiap bentuk partisipasi masyarakat, termasuk pengamat, akademisi, awak media, serta inisiatif anak-anak muda dalam menyampaikan masukan maupun membentuk kabinet bayangan," ujar Gibran dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).

Ia menilai keterlibatan publik tersebut memiliki peran dalam memperkuat kualitas demokrasi di Indonesia.

Kritik Objektif Dinilai Bermanfaat bagi Evaluasi

Menurut Gibran, kritik publik akan memberikan manfaat besar apabila disampaikan secara objektif, didukung data yang akurat, dan berorientasi pada solusi.

"Selama pengawasan publik disampaikan secara objektif, berbasis data, dan berorientasi pada solusi, saya memandangnya sebagai bahan evaluasi yang baik bagi jalannya pemerintahan," kata Gibran.

Ia menyampaikan bahwa masukan semacam itu dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Komitmen Gibran Rakabuming Raka pada Keterbukaan

Lebih lanjut, Gibran menekankan tugas pemerintah adalah terus bekerja lebih baik, mendengar aspirasi masyarakat secara luas, dan memastikan setiap kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata bagi rakyat.

Ia optimistis semangat keterbukaan terhadap kritik dan evaluasi akan mendorong peningkatan tata kelola pemerintahan, memperkuat demokrasi, dan menjaga kepercayaan publik melalui kerja nyata, transparansi, serta akuntabilitas.

"Dengan semangat itulah, kualitas tata kelola pemerintahan akan terus meningkat, demokrasi Indonesia akan semakin matang, dan kepercayaan publik dapat terus dijaga melalui kerja nyata, keterbukaan, serta akuntabilitas," tandas Gibran.

Rekomendasi