Kebakaran yang melanda Gedung Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI di Jalan Proklamasi, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, hingga kini belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Foto: Merdeka.com / Arie Basuki
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, mengungkapkan bahwa status kebakaran saat ini berada pada level kuning, artinya belum sepenuhnya padam. Foto: Merdeka.com / Arie Basuki
Untuk menangani situasi ini, tim pemadam kebakaran mengirimkan tambahan personel. Awalnya, ada 19 unit dengan 95 personel yang dikerahkan untuk memadamkan api. Foto: Merdeka.com / Arie Basuki
Advertisement
Namun, dengan tambahan pasukan yang datang, jumlah total unit kini mencapai 21 dengan 103 personel yang diterjunkan ke lokasi kebakaran. Foto: Merdeka.com / Arie Basuki
Proses pemadaman masih terus dilakukan secara intensif. Petugas di lapangan berjuang untuk memastikan api tidak meluas dan mengancam bangunan di sekitar gedung tersebut. Foto: Merdeka.com / Arie Basuki
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang dan belum ada laporan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan cukup besar. Foto: Merdeka.com / Arie Basuki
Advertisement
Menurut Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Kabakamla RI) Laksamana Madya TNI Irvansyah kobaran api berasal dari lantai 6 yang memang sedang dalam tahap renovasi. Foto: Merdeka.com / Arie Basuki
“Kebakaran diduga bermula dari lantai 6 yang sedang renovasi,” tutur Irvansyah kepada wartawan, Minggu (29/9/2024). Foto: Merdeka.com / Arie Basuki
Menurutnya, lantai 6 merupakan Kantor Komisi Nasional atau Komnas Perempuan.
“Di gedung tersebut selain Bakamla juga ada Kantor Yayasan Bung Karno,” ujarnya. Foto: Merdeka.com / Arie Basuki
Advertisement