Jenazah seorang pria ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, di tengah pencarian lima jurnalis dan tiga kru speedboat yang hilang di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Jenazah tersebut kini menjalani proses identifikasi untuk memastikan apakah memiliki keterkaitan dengan delapan orang yang masih hilang kontak.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, jenazah telah dievakuasi dari Pulau Enggano menggunakan pesawat menuju Polda Bengkulu. Proses autopsi juga telah dilakukan.
"Kami sampaikan bahwa mayat tersebut sudah dievakuasi dari Pulau Enggano menggunakan pesawat ke Polda Bengkulu, dan hari ini sudah dilaksanakan autopsi," kata Maruli di Posko SAR Gabungan, Pandeglang, Senin (14/9/2026).
Polisi selanjutnya akan mencocokkan DNA jenazah dengan sampel DNA keluarga lima jurnalis dan tiga kru speedboat yang hingga kini belum ditemukan. Pencocokan tersebut dilakukan untuk memastikan identitas jenazah.
"Kita menunggu pencocokan DNA yang sudah diambil dari keluarga teman-teman yang hilang kontak, kita akan melakukan pencocokan," tuturnya.
Advertisement
Ciri-Ciri Jenazah
Maruli mengatakan, jenazah yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki. Tingginya sekitar 165 sentimeter dan diperkirakan berusia lebih dari 50 tahun.
"Kemudian mohon maaf mukanya sedikit hancur, kemudian kulitnya biasa, kemudian umur diperkirakan di atas 50 tahun," jelasnya.
Hingga kini, polisi belum memastikan identitas jenazah tersebut. Hasil pemeriksaan dan pencocokan DNA masih ditunggu untuk mengetahui apakah jenazah tersebut merupakan salah satu dari delapan orang yang hilang.