WN Belanda Tewas dari Lantai 5 Hotel di Bali

MJR ditemukan tergeletak di pinggir jalan di dalam areal hotel dan mengalami sejumlah patah dan luka di tubuh dan dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke RSUP Prof Ngoerah, Kota Denpasar.

Moh Kadafi
Oleh Moh Kadafi - Reporter
WN Belanda Tewas dari Lantai 5 Hotel di Bali
Petugas mengevakuasi WNA Belanda. (Dokumentasi Polresta Denpasar).

Seorang pria warga negara asing (WNA) asal Belanda berinisial MJR (60) nekat melompat dari lantai lima di sebuah hotel di Jalan Pantai Balangan, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

MJR ditemukan tergeletak di pinggir jalan di dalam areal hotel dan mengalami sejumlah patah dan luka di tubuh dan dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke RSUP Prof Ngoerah, Kota Denpasar.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (12/9) sekitar pukul 23.00 WITA.

Kondisi MJR mengalami luka lecet di bagian perut sisi kanan, luka di bagian siku kanan, patah di bagian pergelangan tangan kanan dan korban dengan posisi tergeletak.

"Korban meninggal dunia dan jenazahnya sudah di RSUP Prof Ngoerah. Dari rekaman CCTV, korban diduga melompat dari lantai lima pagar hotel pada Sabtu tanggal 12 September 2026 sekitar pukul 22.14 WITA," kata Iptu Adi Saputra, Senin (14/9).

 

Petugas mengevakuasi WNA Belanda. (Dokumentasi Polresta Denpasar).
Petugas mengevakuasi WNA Belanda. (Dokumentasi Polresta Denpasar).

Dari keterangan saksi berinisial INW pegawai hotel menerangkan, sekitar pukul 22.18 WITA, saksi mendapat info dari staf restoran bahwa ada seorang tamu tergeletak di jalan di dalam hotel. Dan staf restoran tersebut menerima info dari salah satu tamu hotel.

Selanjutnya, saksi langsung menghubungi atasannya untuk menyampaikan kejadian itu. Dan saksi langsung melihat dari lantai atas dan ternyata memang benar korban tergeletak di bawah.

Kemudian tidak berselang lama ambulans dari Rumah Sakit BIMC Nusa Dua tiba dan langsung melakukan pengecekan medis terhadap korban.

Selain itu, dari hasil tim identifikasi Polresta Denpasar, ketinggian lantai lima kurang lebih 14 meter, pergelangan tangan kanan korban mengalami patah dan siku sebelah kanan korban mengalami luka.

Kemudian dari rekaman CCTV pada Pukul 22.10 WITA korban tiba di sudut pagar pembatas selasar dan menaikan tirai. Lalu korban melangkahi atau melewati pagar pembatas dan berdiri di tembok luar dan korban melompat ke bawah.

"Dari keterangan pihak hotel yang bersangkutan telah menginap dari tanggal 16 Agustus 2026 sampai hari ini. Dan pihak hotel telah meminta beberapa kali untuk pembayaran namun sampai saat ini korban belum melakukan pembayaran sama sekali," tandasnya.

Rekomendasi