Muhammadiyah Sapen Universal School Siap Jadi Sekolah Unggulan Internasional, Respon Minat Tinggi Masyarakat

Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS) diresmikan sebagai respons atas tingginya minat masyarakat, diproyeksikan menjadi Sekolah Unggulan Internasional dengan kurikulum global.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Muhammadiyah Sapen Universal School Siap Jadi Sekolah Unggulan Internasional, Respon Minat Tinggi Masyarakat
Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS) diresmikan sebagai respons atas tingginya minat masyarakat, diproyeksikan menjadi Sekolah Unggulan Internasional dengan kurikulum global. (AntaraNews)

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, meresmikan Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS) di Bantul, Yogyakarta, pada Sabtu (4/7). Sekolah baru ini diproyeksikan menjadi sekolah unggulan internasional yang mampu bersaing di kancah global. Peresmian ini menandai langkah maju dalam pengembangan pendidikan holistik di Indonesia.

MSUS hadir sebagai pengembangan dari SD Muhammadiyah Sapen yang telah dikenal luas dan memiliki daftar tunggu panjang. Kehadiran sekolah ini diharapkan dapat memenuhi tingginya animo masyarakat terhadap pendidikan berkualitas yang memadukan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Pembangunan ekosistem pendidikan serta sarana prasarana menjadi fokus utama dalam pengembangan MSUS.

Pembukaan MSUS juga menjadi upaya Muhammadiyah dalam menjawab tantangan kualitas pendidikan di Indonesia yang masih relatif tertinggal dibandingkan negara ASEAN lainnya. Sekolah ini bertujuan mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat serta wawasan global.

Haedar Nashir menegaskan bahwa MSUS dibangun sebagai mata rantai pengembangan dari SD Muhammadiyah Sapen yang akan bertransformasi menjadi kelas internasional. Konsep holistik dalam pembangunan ekosistem pendidikan serta penyediaan sarana dan prasarana akan diterapkan secara menyeluruh di kampus ini. Ini adalah langkah strategis untuk menciptakan lingkungan belajar yang komprehensif.

MSUS diharapkan menjadi bagian dari upaya untuk menjadi sekolah unggulan yang tidak hanya di Indonesia, tetapi juga berlabel ASEAN bahkan internasional. Visi ini sejalan dengan kebutuhan Indonesia untuk memiliki sumber daya manusia yang kompetitif di tingkat global. Peningkatan daya saing pendidikan menjadi prioritas utama.

Keberadaan MSUS juga merupakan respons terhadap tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di SD Muhammadiyah Sapen, Kota Yogyakarta, yang selama ini memiliki daftar tunggu cukup panjang. Dengan adanya MSUS, diharapkan lebih banyak siswa dapat mengakses pendidikan berkualitas yang ditawarkan oleh Muhammadiyah. Ini menunjukkan komitmen Muhammadiyah dalam memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat.

Kepala MSUS, Agung Rahmanto, menjelaskan bahwa sekolah ini dikembangkan sebagai sekolah dasar berwawasan global. Kurikulumnya memadukan Kurikulum Nasional dengan pendekatan internasional, tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam, Kemuhammadiyahan, kebangsaan, dan budaya Indonesia. Integrasi ini bertujuan membentuk karakter siswa yang kuat.

MSUS menerapkan kurikulum yang mengintegrasikan Kurikulum Nasional dengan praktik-praktik terbaik dari Cambridge Curriculum dan International Baccalaureate (IB). Fokus utamanya adalah penguatan kemampuan bahasa, Matematika, dan Sains melalui sumber belajar berstandar internasional. Pendekatan IB juga memperkuat pembelajaran berbasis inkuiri dan pengembangan karakter pembelajar.

Konsep pembelajaran ini diharapkan mampu mempersiapkan generasi yang dapat bersaing di tingkat global tanpa kehilangan identitas sebagai Muslim dan warga negara Indonesia. MSUS ditargetkan menjadi model sekolah dasar unggulan yang mengintegrasikan pendidikan nasional, perspektif internasional, inovasi teknologi, serta nilai-nilai Islam. Kegiatan belajar mengajar akan dimulai pada Tahun Ajaran 2026/2027, dengan hari pertama masuk sekolah pada Senin, 13 Juli 2026.

Pada tahap awal operasional, MSUS membuka dua jenjang, yakni kelas I dan kelas III, yang masing-masing terdiri atas dua kelas paralel. Ini menunjukkan perencanaan yang matang untuk memulai operasional sekolah dengan kapasitas yang terukur. Setiap kelas dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang optimal.

Ke depan, MSUS ditargetkan memiliki dua kelas paralel pada setiap jenjang, mulai kelas I hingga VI, atau sebanyak 12 rombongan belajar. Dengan kapasitas 28 peserta didik di setiap kelas, jumlah peserta didik yang ditargetkan mencapai 336 siswa. Ekspansi ini menunjukkan ambisi MSUS untuk menjadi institusi pendidikan yang signifikan.

Pengembangan ini juga merupakan transformasi dari SD Muhammadiyah Sapen yang telah mencatat berbagai prestasi, termasuk menjadi salah satu dari 12 SD Muhammadiyah terbaik dari 40 SD terbaik di Indonesia. Prestasi ini menjadi landasan kuat bagi MSUS untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi