Dalam kegiatan yang dilaksanakan selama Ramadan, para santri difabel tunarungu itu belajar mengaji dengan menggunakan bahasa isyarat.
Sejumlah santri disabilitas tunarungu atau tuli belajar mengaji di Pondok Pesantren Tahfidz Difabel KH Ahmad Lutfi Fathullah, Jakarta, Kamis (21/3/2024). Bulan suci Ramadan dimanfaatkan umat Islam, termasuk santri tunarungu di Ponpes Tahfidz Difabel, untuk berlomba-lomba memperbanyak pahala dengan membaca ayat suci Alquran. Merdeka.com/Arie Basuki
Advertisement
Keterbatasan tunarungu tak mengurangi semangat para santri untuk mempekajari bacaan ayat suci Alquran. Merdeka.com/Arie Basuki
Dalam kegiatan yang dilaksanakan selama Ramadan, para santri difabel tunarungu itu belajar mengaji dengan menggunakan bahasa isyarat. Merdeka.com/Arie Basuki
Sejumlah santri disabilitas tunarungu atau tuli belajar mengaji Alquran menggunakan bahassa isyarat di Pondok Pesantren Tahfidz Difabel KH Ahmad Lutfi Fathullah, Jakarta, Kamis (21/3/2024). Merdeka.com/Arie Basuki
Sejumlah santri disabilitas tunarungu atau tuli belajar mengaji Alquran menggunakan bahassa isyarat di Pondok Pesantren Tahfidz Difabel KH Ahmad Lutfi Fathullah, Jakarta, Kamis (21/3/2024). Merdeka.com/Arie Basuki
Advertisement
Sejumlah santri disabilitas tunarungu atau tuli belajar mengaji Alquran menggunakan bahassa isyarat di Pondok Pesantren Tahfidz Difabel KH Ahmad Lutfi Fathullah, Jakarta, Kamis (21/3/2024). Merdeka.com/Arie Basuki
Sejumlah santri disabilitas tunarungu atau tuli belajar mengaji Alquran menggunakan bahassa isyarat di Pondok Pesantren Tahfidz Difabel KH Ahmad Lutfi Fathullah, Jakarta, Kamis (21/3/2024). Merdeka.com/Arie Basuki
Sejumlah santri disabilitas tunarungu atau tuli belajar mengaji Alquran menggunakan bahassa isyarat di Pondok Pesantren Tahfidz Difabel KH Ahmad Lutfi Fathullah, Jakarta, Kamis (21/3/2024). Merdeka.com/Arie Basuki
Advertisement
Sejumlah santri disabilitas tunarungu atau tuli belajar mengaji Alquran menggunakan bahassa isyarat di Pondok Pesantren Tahfidz Difabel KH Ahmad Lutfi Fathullah, Jakarta, Kamis (21/3/2024). Merdeka.com/Arie Basuki