Perawat di Luwu Dikeroyok Keluarga Pasien sampai Diseret Keluar Puskesmas, Penyebabnya Sepele

Perawat tersebut sempat menyelamatkan diri, meski sudah dalam kondisi terluka.

Ihwan Fajar
Oleh Ihwan Fajar - Reporter
Perawat di Luwu Dikeroyok Keluarga Pasien sampai Diseret Keluar Puskesmas, Penyebabnya Sepele
Perawat di Luwu Dikeroyok Keluarga Pasien sampai Diseret Keluar Puskesmas, Penyebabnya Sepele (Merdeka.com)

Kepolisian Resor Luwu menyelidiki beredarnya video seorang perawat Puskesmas Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan yang mendapatkan penganiayaan dari keluarga pasien. 

Kepolisian Resor Luwu menyelidiki beredarnya video seorang perawat Puskesmas Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan yang mendapatkan penganiayaan dari keluarga pasien. 
Dok. Istimewa

Korban penganiayaan telah melaporkan kejadian tersebut di Polres Luwu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Luwu, Ajun Komisaris Muh Saleh membenarkan telah menerima laporan penganiayaan dari perawat Puskesmas Bua.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Luwu, Ajun Komisaris Muh Saleh membenarkan telah menerima laporan penganiayaan dari perawat Puskesmas Bua.
Dok. Istimewa

Saleh mengungkapkan pelapor bernama Arfah yang merupakan perawat Puskesmas Bua. 

"Iya, sudah melapor dan sementara kita tindaklanjuti," ujarnya kepada wartawan Senin, (28/8).

merdeka.com

Kronologi Penganiayaan

Saleh menjelaskan penganiayaan terjadi saat terlapor membawa keluarganya berobat ke Puskesmas Bua.

Saat itulah, korban menegur keluarga pasien untuk tidak masuk ke dalam ruang penanganan.

"Tapi, pelaku bersama temannya tersinggung sehingga melakukan pemukulan terhadap korban. Korban kemudian diseret keluar halaman Puskesmas hingga mengalami luka pada muka, kepala, leher dan lengan," tegasnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Saleh mengaku korban sempat menyelamatkan diri, meski sudah dalam kondisi terluka. Saleh menegaskan menindaklanjuti laporan ini dengan melakukan pemeriksaan saksi-saksi.

"Identitas pelaku sudah kita ketahui dan masih dalam pencarian," ucapnya. 

Rekomendasi