Plt Bupati Bekasi dr Asep Surya Atmaja meminta para pengemudi penerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto untuk merawat bantuan tersebut dengan baik. Dia menegaskan, becak listrik tidak boleh dijual ataupun digadaikan.
Permintaan itu disampaikan Asep saat menyerahkan 190 unit becak listrik kepada para pengemudi becak di Gedung Wibawa Mukti, Kompleks Pemda Bekasi, Cikarang Pusat. Penyerahan dilakukan bersama Sekretaris Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Grawiraharto Wicaksono.
"Saya mohon kepada para pengemudi becak agar bantuan dari Pak Presiden ini dirawat, jangan pernah digadaikan dan jangan pernah dijual, karena ini diberikan untuk membantu bapak-bapak bekerja lebih nyaman dan meningkatkan perekonomian keluarga," tegas Asep dalam keterangannya, Selasa (6/10/2026).
Menurut Asep, bantuan becak listrik diharapkan dapat menunjang aktivitas ekonomi para pengemudi becak dalam jangka panjang. Oleh karena itu, dia meminta para penerima memanfaatkan dan menjaga bantuan tersebut sebaik-baiknya.
Pada kesempatan yang sama, Asep menyampaikan apresiasi atas perhatian Presiden kepada masyarakat Kabupaten Bekasi. Selain becak listrik, Kabupaten Bekasi juga menerima bantuan tablet pintar untuk sekolah dasar.
"Alhamdulillah, hari ini kita mendapatkan bantuan dari Bapak Presiden sebanyak 190 becak listrik dan tablet untuk 18 Sekolah Dasar, masing-masing sekolah mendapatkan 10 tablet," ujarnya.
Bantuan becak listrik tersebut ditujukan untuk meringankan beban kerja sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama pengemudi becak lanjut usia.
Sekretaris Yayasan GSN, Grawiraharto Wicaksono, menambahkan, program ini lahir dari kepedulian Presiden terhadap pengemudi becak berusia lanjut.
"Pak Prabowo terenyuh melihat bapak-bapak yang sudah berusia lanjut, bahkan sekitar 70 tahun, masih menarik becak dalam kondisi panas dan lelah, sehingga dicari solusi agar mereka dapat bekerja lebih efisien dan efektif," ujarnya.
Senada dengan Plt Bupati, Grawiraharto juga meminta penerima menjaga dan merawat becak listrik serta tidak memperjualbelikannya. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi dapat membantu menyediakan titik pengisian baterai agar penerima dapat mengisi daya secara gratis dan mudah.