110 Warga Papua Nugini Memilih Jadi WNI, Ini Alasannya

Warga PNG ini berharap bisa menetap di Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua.

Richard Jakson Mayor
Oleh Richard Jakson Mayor - Reporter
110 Warga Papua Nugini Memilih Jadi WNI, Ini Alasannya
110 Warga Papua Nugini Memilih Jadi WNI, Ini Alasannya (Merdeka.com)

Seratus sepuluh warga negara Papua Nugini (PNG), memilih untuk menjadi WNI. Mereka berharap bisa menetap di Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua.

Warga PNG ini mereka terbilang sudah cukup lama tinggal di Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua. Mereka pun ingin menetap di sana sebagai warga negara Indonesia yang sah.

Masyarakat yang ingin pindah dan menetap di Kamlung Mosso berbondong-bondong menuju balai kampung. Mereka menjalani screening dan pemberkasan administrasi. Mereka diverifikasi untuk menjadi warga negara Indonesia yang sah dan diketahui pihak Imigrasi, Senin (6/11).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Danpos Mosso Letda Inf Muhammad Thamrin Lubis mengatakan, beberapa masyarakat yang lebih nyaman tinggal di Kampung Mosso, namun mereka belum terdaftar sebagai warga negara Indonesia yang sah.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"RI-PNG Verification Exercise on Border Crossings in Mosso Collage digelar untuk untuk memverifikasi penduduk dari Dukcapil Jayapura saya rasa sangat bagus untuk masyarakat di Kampung Mosso," kata Muhammad Thamrin Lubis.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kegiatan itu berjalan dengan lancar. Sebanyak 110 orang itu telah diverifikasi dan sah menjadi warga negara Indonesia yang diakui oleh negara.

Muhammad Thamrin Lubis memaparkan, keikutsertaan Satgas Pamtas RI-PNG pada kegiatan dalam RI-PNG Verification Exercise on Border Crossings in Mosso Collage merupakan tugas mereka, selain menjaga keamanan perbatasan. Kegiatan itu juga melibatkan konsultan dari PNG, Dukcapil Jayapura, Kantor imigrasi dan satuan keamanan dari polisi dengan TNI dari satgas pamtas RI-PNG Yonif 122/TS.

Rekomendasi