DKI Jakarta kembali diwarnai beragam peristiwa penting pada Jumat (22/5). Gubernur Pramono Anung Wibowo mencatatkan prestasi internasional dengan terpilih sebagai Wakil Ketua C40 Cities. Perkembangan ini menegaskan peran strategis ibu kota dalam isu perubahan iklim global.
Di sisi lain, proyek pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai berhasil mencapai capaian membanggakan. Proyek ini diklaim "zero accident" setelah mencatatkan jutaan jam kerja tanpa insiden. Komitmen terhadap keselamatan kerja menjadi prioritas utama.
Sementara itu, upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menata kawasan kumuh terus menunjukkan hasil positif. Anggaran triliunan rupiah telah dikucurkan sejak 2018 untuk mengatasi masalah ini. Namun, insiden kebakaran di Auditorium Kampus Binus Kemanggisan juga menjadi sorotan.
Advertisement
Advertisement
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, kini mengemban peran penting di kancah internasional. Ia terpilih sebagai Wakil Ketua Steering Committee C40 Cities. Posisi ini menempatkan Jakarta sebagai pemimpin aksi iklim di kawasan Asia Timur, Asia Tenggara, dan Oseania (ESEAO).
Terpilihnya Pramono Anung bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga pengakuan atas komitmen Jakarta. Ibu kota dinilai berhasil dalam upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Pencapaian ini sekaligus menjadi contoh bagi kota-kota megapolitan lain yang berkembang pesat.
C40 Cities adalah jaringan global yang menghubungkan hampir 100 kota besar di dunia. Jaringan ini berkomitmen untuk mengatasi krisis iklim. Keterlibatan Jakarta menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam isu lingkungan.
Advertisement
Advertisement
Proyek pembangunan LRT Jakarta Fase 1B yang menghubungkan rute Velodrome-Manggarai menunjukkan kinerja keselamatan yang luar biasa. Proyek ini berhasil mencatatkan total 6.405.252 jam kerja. Seluruh proses pembangunan berlangsung tanpa adanya kecelakaan kerja.
Direktur Proyek LRT Jakarta Fase 1B, Ramdani Akbar, menegaskan bahwa keselamatan adalah budaya kerja. Hal ini bukan sekadar prosedur proyek yang harus dipatuhi. Pihaknya berupaya keras membangun budaya ini bersama seluruh mitra dan pekerja di lapangan.
Komitmen terhadap keselamatan ini bertujuan memastikan pembangunan berjalan produktif dan aman. Selain itu, kenyamanan warga sekitar juga tetap menjadi perhatian. Keberhasilan ini menjadi tolok ukur penting dalam proyek infrastruktur besar.
Advertisement
Advertisement
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menggelontorkan dana besar untuk menata kawasan kumuh. Sejak tahun 2018 hingga proyeksi 2025, anggaran yang dikucurkan mencapai Rp1,9 triliun. Dana ini dialokasikan untuk menekan angka kawasan kumuh di ibu kota.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta, Kelik Indriyanto, menjelaskan rincian alokasi anggaran tersebut. Rata-rata setiap tahunnya, anggaran yang digunakan berada pada kisaran Rp200 miliar. Fokus utama adalah peningkatan kualitas hidup warga.
Upaya ini membuahkan hasil signifikan, di mana Kelik Indriyanto menyatakan bahwa tidak ada lagi RW berkategori kumuh berat di Jakarta. Meskipun masih ada wilayah kumuh, terutama di Jakarta Barat dan Jakarta Utara, kategori berat sudah berhasil dihilangkan. Ini menunjukkan progres positif dalam program penataan.
Advertisement
Advertisement
Insiden kebakaran terjadi di Auditorium Kampus Bina Nusantara (Binus) Anggrek, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat. Peristiwa ini berlangsung pada Jumat pagi. Api dengan cepat melalap sebagian area auditorium.
Akibat kebakaran tersebut, pihak kampus terpaksa mengalihkan seluruh kegiatan perkuliahan. Mahasiswa diminta untuk mengikuti sistem daring (online). Keputusan ini diambil demi keselamatan dan kelancaran proses belajar mengajar.
Salah satu mahasiswa, Jason (20), mengaku terkejut saat tiba di kampus dan tidak diizinkan masuk. Ia menyaksikan proses pemadaman yang sedang berlangsung. Pihak berwenang segera melakukan penanganan untuk mengendalikan situasi.
Advertisement
Sumber: AntaraNews