Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) bersama Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (Gebu Minang) mengirimkan bantuan bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan berupa 3,6 ton daging rendang dan 2,5 ton obat-obatan diberangkatkan dari Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, menggunakan pesawat TNI AU menuju Maumere, Flores, NTT, Minggu (23/8).
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatra Barat Fauzi Bahar dan Ketua Dewan Penasihat Hanura Irjen Pol (P) Marwan Paris kepada tokoh nasional asal NTT, Melchias Marcus Mekeng.
"Ini bentuk kepedulian masyarakat Minangkabau, khususnya Pak Oesman Sapta selaku Ketua Gebu Minang, kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa di NTT," kata Fauzi di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Minggu (23/8).
Fauzi mengatakan, bantuan rendang siap saji sebanyak 3,6 ton tersebut merupakan bantuan tahap pertama. Gebu Minang bersama masyarakat Minangkabau telah mengumpulkan total 5,2 ton rendang untuk korban gempa.
"Sebanyak 1,6 ton akan dibawa langsung Gubernur Sumatera Barat," imbuhnya.
Menurut Fauzi, kepedulian masyarakat Minangkabau terhadap korban gempa dilandasi rasa persaudaraan serta pengalaman menghadapi bencana serupa. Masyarakat Sumatra Barat pernah merasakan dampak gempa bumi besar yang melanda wilayah tersebut pada 2009.
"Bagaimana nikmatnya dan bahagianya diberi bantuan saat memerlukan, kami tahu persis. Jangankan satu ton daging, 10 kardus mi instan saja kami kejar," ucap mantan Wali Kota Padang dua periode itu.
Senada, Ketua Dewan Penasihat Hanura Irjen Pol (P) Marwan Paris menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam kepada seluruh korban gempa. Dia memastikan kader Hanura di NTT akan terlibat aktif membantu korban sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.
"Sesuai amanah Ketua Umum, Oesman Sapta, kami akan menyalurkan bantuan obat-obatan kepada seluruh korban yang membutuhkan. Ini sesuai dengan tagline Partai Hanura, 'Daerah Berdaya, Indonesia Sejahtera'. Mudah-mudahan bantuan yang kami berikan bisa mengurangi beban para korban," harap Marwan.
Melchias Marcus Mekeng yang mewakili masyarakat NTT mengapresiasi bantuan yang diberikan Gebu Minang dan Hanura. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana.
"Kami sangat berterima kasih atas bantuan Gebu Minang dan Hanura. Ini bentuk persaudaraan dalam kerangka NKRI. Rasa kepedulian ini harus terus dipelihara. Sekarang Flores mengalami musibah, suatu saat daerah lain tertimpa musibah, orang Flores harus membantu," ucapnya di lokasi yang sama.
Setibanya di Bandara Frans Seda, Maumere, bantuan tersebut diserahterimakan kepada Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, dan Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago. Penyerahan disaksikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura NTT serta tokoh Gebu Minang.
"Terima kasih kepada Gebu Minang, Ketua Umum Hanura Bang OSO, terima kasih banyak dari masyarakat NTT. Bantuan ini akan disalurkan ke Posko Besar di Kota Maumere," ucap Melki, sapaan Emanuel Melkiades Laka Lena.
Advertisement
Fokus Tanggap Darurat
Melki mengatakan, Pemerintah Provinsi NTT bersama seluruh pemerintah daerah dan pemerintah pusat saat ini masih berfokus pada penanganan tanggap darurat. Pemerintah memastikan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari makanan dan minuman, layanan kesehatan, hingga tempat istirahat, dapat terpenuhi.
"Rakyat juga boleh ambil barang pokok di kios dan toko, nanti Pemprov NTT yang bayar. Kami akan pastikan seluruh kebutuhan dasar rakyat terpenuhi," ujarnya.
"Mudah-mudahan tidak ada lagi masyarakat yang belum dapat bantuan dasar. Kami bekerja keras, memakai kendaraan TNI-Polri ke desa dan gunung. Kami memang kekurangan relawan," tambah Melki.
Usai penyerahan bantuan di Maumere, pimpinan DPP dan DPD Hanura NTT bersama Laskar Muda Hanura (Lasmura) menyerahkan bantuan kepada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Kabupaten Sikka. Mereka juga mengunjungi sejumlah posko kecil di wilayah Maumere.
"Duka masyarakat NTT adalah duka Hanura, duka Indonesia. Seluruh kader harus turun membantu, ini perintah ketua umum. Solidaritas datang dari mana-mana, bapak ibu semua tidak sendiri," kata Sekjen Hanura Benny Rhamdani di Kantor DPC Hanura Kabupaten Sikka.
Ketua Task Force Hanura Patrice Rio Capella menambahkan, Hanura siap memenuhi kebutuhan relawan untuk mendukung penanganan tanggap darurat pascagempa di NTT.
"Kami akan berkoordinasi dengan Gubernur. Berapa orang yang dibutuhkan dan penyebaran penempatannya," kata Rio.