Peristiwa kebakaran di jakarta hari ini melanda permukiman padat di Jalan Batu Ceper, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Senin (31/8) sore. Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat menyebut api sudah berhasil dilokalisir. Menurut Antara, petugas kini fokus pada pendinginan setelah kobaran api sempat merambat cepat karena kepadatan hunian.
Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat Syarifudin menyampaikan situasi terbaru di lokasi. "Update terbaru untuk kebakaran di Kecamatan Gambir ini sudah bisa dilokalisir, tinggal pendinginan saja," kata Syarifudin.
Ia menjelaskan jumlah armada dan personel yang dikerahkan untuk membendung api yang sempat merambat ke bangunan kosong di sekitar lokasi. "Personel diterjunkan untuk sementara 27 unit. Tadi penambahan dua unit karena ada indikasi terbakar gedung kosong, kita tambah dua unit lagi. Jadi, total 29 unit dengan 135 personel," ujar Syarifudin.
Proses pemadaman terkendala akses permukiman yang sempit dan sumber air yang cukup jauh, sehingga petugas harus menggelar selang panjang. Untuk keselamatan, petugas juga meminta pemadaman aliran listrik di area terdampak. "Sudah, sudah padam," kata Syarifudin terkait aliran listrik di sekitar lokasi kebakaran.
Advertisement
Data Dampak Kebakaran di Jakarta Hari Ini
Wakil Kapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Mirzal menyebut sekitar 100 personel kepolisian dikerahkan membantu pengamanan dan penanganan bersama petugas pemadam, TNI, serta masyarakat.
Ia menegaskan belum ada laporan korban jiwa dari warga. "Alhamdulillah, untuk korban jiwa dari masyarakat sampai hari ini belum ada, dan kita masih terus melakukan pendataan terkait jumlah rumah yang terbakar di dua RT," ungkap Mirzal.
Hasil pendataan sementara di Kecamatan Gambir mencatat 114 rumah terdampak, dengan 310 kepala keluarga atau 880 jiwa.
Tim tanggap bencana menyiapkan posko untuk pendataan dan penanganan warga terdampak. Penentuan lokasi posko akan dikoordinasikan dengan camat, lurah, serta pengurus RT/RW setempat.
Terkait penyebab kebakaran, pemeriksaan akan dilakukan setelah pendinginan selesai. "Saat ini, tim identifikasi forensik sudah standby untuk melakukan penyisiran apabila nanti pendinginan sudah dilakukan," tutur Mirzal.