Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengumumkan bahwa Taman Bendera Pusaka di Jakarta Selatan akan segera beroperasi dengan fasilitas lengkap, termasuk lapangan padel gratis. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Gubernur Pramono di lokasi taman pada Jumat, 13 Februari 2026. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memberikan akses olahraga yang lebih luas bagi masyarakat tanpa biaya.
Selain lapangan padel, Taman Bendera Pusaka juga dilengkapi dengan beragam fasilitas olahraga lain seperti jogging track, lapangan bulu tangkis, dan lapangan basket. Taman ini juga menyediakan area bermain atau playground untuk anak-anak, menjadikannya destinasi rekreasi komprehensif bagi seluruh anggota keluarga. Gubernur Pramono berharap taman ini dapat difungsikan secara optimal oleh masyarakat dari berbagai wilayah.
Untuk kenyamanan dan keamanan pengunjung, Taman Bendera Pusaka direncanakan beroperasi selama 24 jam penuh. Oleh karena itu, Gubernur Pramono menekankan pentingnya pencahayaan yang memadai di seluruh area taman guna mencegah hal-hal tidak diinginkan. Selain itu, ia juga meminta agar setiap pohon di taman dihias untuk menambah keindahan dan daya tarik bagi para pengunjung.
Advertisement
Advertisement
Taman Bendera Pusaka menawarkan berbagai fasilitas olahraga potensial yang dapat dinikmati masyarakat Jakarta. Lapangan padel menjadi daya tarik utama karena akan disediakan secara gratis, berbeda dengan kebanyakan fasilitas serupa yang berbayar. Gubernur Pramono menegaskan komitmennya untuk memastikan fasilitas ini tetap gratis bagi siapa saja yang ingin bermain.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah, turut mengonfirmasi kelengkapan fasilitas olahraga yang dibangun di taman ini. Fasilitas tersebut meliputi lapangan basket, voli, bulu tangkis, padel, serta jogging track. Keberadaan fasilitas yang beragam ini diharapkan mampu mengakomodasi minat olahraga masyarakat Jakarta yang bervariasi.
Pembangunan fasilitas olahraga yang modern dan gratis ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk meningkatkan kualitas hidup warga. Dengan adanya pilihan olahraga yang mudah diakses, diharapkan masyarakat menjadi lebih aktif dan sehat. Taman ini dirancang sebagai ruang publik yang inklusif dan bermanfaat bagi semua kalangan.
Advertisement
Advertisement
Aspek keamanan menjadi prioritas utama dalam operasional Taman Bendera Pusaka. Sebanyak 127 unit kamera pengawas (CCTV) telah dipasang di seluruh area taman untuk memastikan keamanan pengunjung dari berbagai tindak kejahatan. Sistem pengawasan yang komprehensif ini bertujuan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi setiap individu yang datang.
Gubernur Pramono juga memberikan instruksi khusus terkait pencahayaan di taman, mengingat rencana operasional 24 jam. Pencahayaan yang terang benderang di malam hari sangat penting untuk meningkatkan rasa aman dan mencegah potensi kejahatan. Hal ini juga mendukung aktivitas masyarakat yang mungkin ingin berolahraga atau bersantai di malam hari.
Selain faktor keamanan, kenyamanan visual juga diperhatikan. Gubernur meminta agar setiap pohon di taman dihias sedemikian rupa sehingga menambah keindahan dan daya tarik estetika. Lingkungan yang asri dan indah diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih menyenangkan bagi pengunjung, mendorong mereka untuk datang kembali dan memanfaatkan fasilitas yang ada.
Advertisement
Advertisement
Pembangunan Taman Bendera Pusaka tidak hanya berfokus pada rekreasi dan olahraga, tetapi juga memiliki tujuan lingkungan yang penting. Salah satu tujuan utamanya adalah membantu mengatasi masalah banjir di ibu kota. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mengintegrasikan sistem drainase dan infrastruktur hijau dalam desain taman.
Integrasi ini bertujuan memaksimalkan daya resap air dan sirkulasi udara di area taman, berkontribusi pada mitigasi banjir di Jakarta. Pendekatan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menciptakan ruang publik yang tidak hanya fungsional tetapi juga berkelanjutan secara ekologis. Taman ini menjadi contoh bagaimana pembangunan kota dapat sejalan dengan pelestarian lingkungan.
Taman Bendera Pusaka sendiri merupakan penggabungan dari tiga taman yang telah ada sebelumnya, yaitu Taman Leuser, Taman Ayodya, dan Taman Langsat. Peletakan batu pertama atau ground breaking proyek ini telah dilakukan pada 8 Agustus 2025, menandai dimulainya pembangunan fasilitas modern ini. Konsep penggabungan ini menciptakan sebuah ruang hijau yang lebih luas dan terintegrasi di Jakarta Selatan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews