Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar menyampaikan harapannya agar perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili/2026 menjadi cerminan kebersamaan seluruh masyarakat Indonesia. Momen ini diharapkan dapat menunjukkan persatuan di tengah keberagaman agama yang ada di Tanah Air.
Irene Umar menekankan bahwa tahun 2026 merupakan waktu monumental karena perayaan Natal, Imlek, dan Ramadan terjadi dalam bulan yang sama. Hal ini menjadi kesempatan emas bagi Indonesia untuk membuktikan kepada dunia sebagai negara paling inklusif.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Bakti Sosial Imlek 2026 di Glodok, Jakarta Barat, pada Sabtu (7/2). Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan Imlek yang mengusung tema "Harmoni Imlek Nusantara".
Advertisement
Advertisement
Semangat Inklusivitas di Perayaan Imlek 2026
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyoroti pentingnya perayaan Imlek Kebersamaan 2026 sebagai simbol persatuan nasional. Ia melihat perayaan ini sebagai kesempatan untuk memperkuat ikatan antarumat beragama di Indonesia.
Menurut Irene, keberadaan perayaan Natal, Imlek, dan Ramadan yang berdekatan di tahun yang sama adalah bukti nyata toleransi. Kondisi ini memperlihatkan kekuatan Indonesia dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan masyarakat.
Tema "Harmoni Imlek Nusantara" diusung untuk menyemarakkan perayaan Imlek 2026 di Jakarta. Rangkaian acara ini akan mencakup penyalaan lampion di berbagai titik strategis di ibu kota.
Advertisement
Sebanyak 93 titik di wilayah DKI Jakarta akan dihiasi lampion yang akan menyala hingga puncak acara. Puncak perayaan Imlek Kebersamaan ini dijadwalkan berlangsung pada 28 Februari 2026 di Lapangan Banteng.
Advertisement
Bakti Sosial Perekat Persatuan Bangsa
Menjelang perayaan Imlek, kegiatan bakti sosial menjadi salah satu wujud nyata dari semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Bakti sosial ini digagas bersama perkumpulan Lions Indonesia Distrik 307 A1.
Acara bakti sosial yang bertema "Harmoni dalam Pelayanan, Gemilang dalam Kebersamaan" ini bertujuan mempererat persatuan dan kerukunan antarumat beragama. Inisiatif ini diharapkan dapat memunculkan banyak kebaikan bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 1.000 paket bantuan telah didistribusikan kepada warga yang membutuhkan. Paket bantuan ini berisi angpao, beras, gula, tepung, kue keranjang, minuman, sabun, dan produk kesehatan dari sponsor.
Advertisement
Hastuti Boediwibowo Kresna, selaku District Governor Lions Club District 307 A1, menyatakan bahwa kegiatan ini ingin menjahit kerukunan. Ia berharap perbedaan suku dan agama dapat menjadi kesatuan harmoni untuk Indonesia.
Sumber: AntaraNews