23 Prajurit Marinir TNI AL Korban Longsor Cisarua Bandung Dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Kenaikan pangkat tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan tertinggi negara atas pengabdian, dedikasi, dan pengorbanan para prajurit yang gugur.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
23 Prajurit Marinir TNI AL Korban Longsor Cisarua Bandung Dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa
23 Prajurit Marinir TNI AL Korban Longsor Cisarua Bandung Dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa (Merdeka.com)

TNI Angkatan Laut menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada 23 prajurit Korps Marinir yang gugur setelah tertimpa longsor saat melaksanakan Latihan Pratugas Satgas Pamtas RI–PNG di wilayah Cisarua, Jawa Barat.

Penganugerahan KPLB dipimpin oleh Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen TNI Mar Endi Supardi di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jumat (30/1). Seluruh prajurit yang gugur dinaikkan satu tingkat lebih tinggi dari pangkat terakhir yang disandang semasa hidup.

Kenaikan pangkat tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan tertinggi negara atas pengabdian, dedikasi, dan pengorbanan para prajurit yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

Hingga Jumat (30/1), tim SAR gabungan bersama prajurit TNI AL di lokasi kejadian telah berhasil mengevakuasi tujuh jenazah prajurit, sementara 16 prajurit lainnya masih dalam proses pencarian yang terus dilakukan secara maksimal oleh tim SAR gabungan.

23 prajurit marinir dianugerahi kenaikan pangkat luar biasa
23 prajurit marinir dianugerahi kenaikan pangkat luar biasa tni al

7 Prajurit Berhasil Dievakuasi

Serda Marinir Sidiq Hariyanto

Praka Marinir Muhammad Kori

Praka Marinir Andre Nicky Olga Suwita

Praka Marinir Ari Kurniawan

Pratu Marinir Febry Bramantio

Serda Marinir Rein Pasaike

Koptu Marinir Edi Haryono

Pengorbanan Demi Tugas Negara

TNI AL memastikan pemenuhan hak-hak keluarga prajurit dengan memberikan santunan, jaminan pendidikan bagi anak, serta pendampingan berkelanjutan. Pengorbanan para prajurit Marinir dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia akan selalu dikenang sebagai teladan pengabdian tanpa batas.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya 23 prajurit terbaik Korps Marinir. Kasal menegaskan bahwa dedikasi dan loyalitas para patriot tersebut merupakan wujud pengorbanan tertinggi prajurit Jalasena dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Pengabdian mereka akan selalu terukir dalam sejarah TNI Angkatan Laut," tegas Kasal.

Rekomendasi