SAR Palembang Intensifkan Pencarian Pemain Angklung Tenggelam di Sungai Empat Lawang

Tim SAR Palembang terus melakukan pencarian terhadap seorang remaja pemain angklung tenggelam di Sungai Musi, Empat Lawang. Insiden nahas ini terjadi saat korban mandi bersama rekannya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
SAR Palembang Intensifkan Pencarian Pemain Angklung Tenggelam di Sungai Empat Lawang
Tim SAR Palembang mengerahkan upaya maksimal dalam pencarian pemain angklung tenggelam, Rizky Romadon, di Sungai Musi Empat Lawang. Insiden tragis ini terjadi saat korban mandi. (AntaraNews)

Tim Search and Rescue (SAR) Palembang, Sumatera Selatan, saat ini tengah gencar melakukan operasi pencarian. Mereka mencari seorang remaja pemain angklung yang dilaporkan tenggelam di Sungai Musi. Peristiwa tragis ini terjadi di wilayah Kabupaten Empat Lawang.

Korban diketahui bernama Rizky Romadon, seorang remaja berusia 15 tahun asal Palembang. Ia terseret arus deras sungai saat sedang membersihkan diri setelah beraktivitas mengamen. Kejadian memilukan ini berlangsung pada Sabtu (24/1) pagi.

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, mengonfirmasi bahwa informasi kejadian diterima pada Sabtu sore sekitar pukul 17.30 WIB. Tim SAR segera bergerak menuju lokasi untuk memulai upaya pencarian terhadap korban. Proses evakuasi dan pencarian terus diintensifkan hingga saat ini.

Kronologi Tenggelamnya Pemain Angklung

Insiden yang menimpa Rizky Romadon terjadi pada Sabtu (24/1) sekitar pukul 10.15 WIB. Saat itu, korban bersama tiga rekannya yang juga berasal dari Palembang, baru saja selesai mengamen. Mereka kemudian memutuskan untuk pergi ke Sungai Musi di Lorong Pompa, Kelurahan Tanjung Makmur, Kecamatan Tebing Tinggi.

Tujuan mereka ke sungai adalah untuk membersihkan diri dan mandi setelah seharian beraktivitas. Namun, saat sedang mandi, tiba-tiba tubuh Rizky terseret arus sungai yang cukup deras. Rekan-rekannya yang melihat kejadian itu segera berupaya memberikan pertolongan.

Salah satu rekan korban sempat memegang tangan Rizky untuk menariknya ke tepi. Sayangnya, derasnya arus sungai membuat pegangan tangan korban terlepas hingga membuatnya seketika tenggelam. Korban terbawa arus meskipun rekan lainnya sempat memberikan pertolongan.

Upaya Pencarian dan Dukungan Tim Gabungan

Kantor SAR Palembang menerima laporan mengenai kejadian ini pada Sabtu (24/1) sore, sekitar pukul 17.30 WIB. Setelah mendapatkan informasi tersebut, tim SAR langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian di Lorong Pompa, Kelurahan Tanjung Makmur, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang.

Raymond Konstantin menjelaskan bahwa tim SAR bekerja sama dengan berbagai unsur. Mereka melibatkan personel dari TNI/Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta relawan setempat. Masyarakat sekitar juga turut aktif membantu dalam proses pencarian.

Pencarian difokuskan di sepanjang aliran Sungai Musi, tempat korban terakhir terlihat. Tim menggunakan perahu karet dan peralatan selam jika diperlukan, menyisir area yang diperkirakan menjadi lokasi korban. Kondisi arus sungai yang tidak menentu menjadi tantangan utama dalam operasi ini.

Pentingnya Kewaspadaan di Sungai Musi

Kejadian tenggelamnya pemain angklung tenggelam ini menjadi pengingat akan bahaya arus sungai yang deras. Sungai Musi, meskipun indah, memiliki karakteristik arus yang kuat, terutama setelah hujan deras atau di musim tertentu. Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan tidak meremehkan kekuatan alam.

Pihak berwenang seringkali mengeluarkan peringatan terkait aktivitas di sungai, terutama bagi mereka yang tidak terbiasa dengan kondisi lokal. Penting untuk selalu memperhatikan tanda-tanda bahaya dan menghindari area yang berisiko tinggi. Kesadaran akan keselamatan diri harus menjadi prioritas utama.

Insiden seperti ini juga menyoroti pentingnya pengawasan, terutama bagi remaja yang beraktivitas di sekitar perairan. Edukasi mengenai keselamatan air perlu terus digalakkan. Hal ini bertujuan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi