Makassar Perkuat Diplomasi Kesehatan Anak Lewat Workshop APEC, Dorong Peningkatan Layanan

Kota Makassar menjadi tuan rumah Workshop APEC, mempererat diplomasi kesehatan anak dan merumuskan strategi peningkatan layanan kesehatan ibu dan bayi serta penanganan stunting. Acara ini dihadiri delegasi internasional dari sembilan ekonomi anggota APEC.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Makassar Perkuat Diplomasi Kesehatan Anak Lewat Workshop APEC, Dorong Peningkatan Layanan
Pemerintah Kota Makassar menjadi tuan rumah Workshop APEC Kesehatan Anak, mempererat diplomasi dan sinergi global untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan anak serta menekan angka stunting di daerah. (AntaraNews)

Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya dalam memperkuat diplomasi kesehatan anak melalui penyelenggaraan Workshop Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC). Acara penting ini dipusatkan di Kota Makassar dan diselenggarakan oleh Poltekkes Kementerian Kesehatan RI.

Workshop internasional ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 20 hingga 22 Januari 2026, dengan fokus utama pada berbagai strategi pengelolaan kesehatan anak yang efektif dan berbasis bukti. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk membangun sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan pemangku kepentingan.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyambut baik kehadiran seluruh delegasi dan peserta dari dalam maupun luar negeri. Beliau menyatakan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi pembangunan Kota Makassar Menuju MULIA (Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan).

Fokus Peningkatan Kualitas Kesehatan Anak di Makassar

Pelaksanaan pertemuan internasional di Kota Makassar memiliki arti yang sangat penting dalam memperkuat upaya bersama. Tujuan utamanya adalah menurunkan angka kematian ibu dan bayi, serta mengurangi prevalensi stunting di daerah.

Selain itu, workshop ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan anak secara keseluruhan. Munafri menekankan pentingnya forum ini untuk merumuskan langkah-langkah konkret dan strategis.

Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat mencapai pembangunan kesehatan yang berkelanjutan, adil, dan merata di Kota Makassar. Kehadiran delegasi internasional turut memperkaya perspektif dan solusi yang dapat diterapkan.

Strategi Efektif Pengelolaan Kesehatan Anak

Workshop APEC ini secara khusus membahas berbagai pendekatan inovatif dalam pengelolaan kesehatan anak. Salah satu fokus utamanya adalah penerapan Manajemen Terpadu Penyakit Anak (IMCI) yang telah terbukti efektif.

Selain IMCI, promosi kesehatan usia dini dan penguatan keterlibatan masyarakat juga menjadi bahasan penting. Pendekatan komprehensif ini diharapkan mampu meningkatkan mutu layanan kesehatan secara signifikan.

Penerapan strategi ini juga bertujuan untuk menekan biaya kesehatan jangka panjang bagi masyarakat. Lebih lanjut, diharapkan dapat memperkuat ketahanan sistem kesehatan nasional secara keseluruhan.

Kolaborasi Internasional dalam Workshop APEC

Kegiatan ini diikuti oleh sembilan dari 21 ekonomi anggota APEC, menunjukkan cakupan dan relevansi internasionalnya. Negara-negara yang berpartisipasi meliputi Brunei Darussalam, Indonesia, Jepang, Malaysia, Meksiko, Filipina, Chinese Taipei, Thailand, dan Vietnam.

Rangkaian kegiatan workshop sangat beragam, mencakup tujuh sesi pleno yang mendalam. Selain itu, terdapat diskusi kelompok terfokus (focus group discussion/FGD) untuk membahas isu-isu spesifik.

Sesi berbagi praktik terbaik antarekonomi juga menjadi bagian penting untuk saling belajar dan mengadopsi keberhasilan. Puncaknya adalah perumusan rekomendasi bersama yang akan menjadi panduan ke depan.

Workshop ini menghadirkan pembicara utama dari Kementerian Kesehatan RI, serta narasumber dari berbagai organisasi internasional dan institusi akademik terkemuka. Mereka termasuk perwakilan dari UNICEF, WHO Western Pacific Region, Save the Children, UNFPA, Kolegium Kesehatan Anak, dan Toyama University.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi