Presiden Prabowo Tinjau Pemasangan Jembatan Bailey di Bireuen Aceh, Akses Bireuen-Takengon Segera Pulih

Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung pemasangan Jembatan Bailey di Bireuen, Aceh, yang rusak akibat banjir bandang. Langkah ini diharapkan segera memulihkan akses vital Bireuen-Takengon dan membantu korban.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Presiden Prabowo Tinjau Pemasangan Jembatan Bailey di Bireuen Aceh, Akses Bireuen-Takengon Segera Pulih
Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung pemasangan jembatan bailey di Teupin Mane, Bireuen, Aceh. Kunjungan ini memastikan jalur vital pasca-banjir segera pulih. (AntaraNews)

Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Aceh pada Minggu sore, 7 Desember, dengan agenda utama meninjau pemasangan Jembatan Bailey di Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. Kunjungan ini menjadi prioritas mengingat pentingnya pemulihan infrastruktur pasca-banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

Jembatan sementara ini dibangun untuk mengembalikan jalur vital yang terputus akibat bencana alam, memastikan konektivitas antara Bireuen dan Takengon dapat segera dipulihkan. Kehadiran Presiden Prabowo menunjukkan komitmen pemerintah dalam mempercepat penanganan dampak bencana dan membantu masyarakat terdampak.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo menerima paparan singkat dari Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengenai progres pembangunan jembatan. Beliau kemudian meninjau langsung rangka baja yang sedang dirakit oleh personel Tentara Nasional Indonesia (TNI), menunjukkan perhatian detail terhadap proses pengerjaan.

Pemulihan Akses Vital Bireuen-Takengon

Pemasangan Jembatan Bailey ini krusial untuk menyambungkan kembali akses antara Bireuen dan Takengon di Kabupaten Aceh Tengah, yang sebelumnya terputus. Arus deras Sungai Teupin Mane menjadi tantangan tersendiri bagi para pekerja, sehingga pengerjaan harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan teliti demi keamanan serta kualitas konstruksi.

Dalam tinjauannya, Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo. Turut hadir pula Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak.

Di lokasi, Presiden Prabowo sempat memberikan instruksi langsung kepada Menteri Hanggodo sebelum menyapa warga dan pengungsi yang berkumpul menyambut kedatangannya. Beliau menyampaikan optimisme terhadap progres pembangunan Jembatan Bailey ini.

“Kita bisa melihat salah satu Jembatan Bailey yang sedang mereka kerjakan. Diharapkan akan dibuka dalam seminggu, dan dari sini kita bisa melanjutkan dengan pembangunan tiga jembatan lagi menuju Bener Meriah dan Takengon,” ujar Presiden Prabowo setelah meninjau proses perakitan.

Dampak Banjir Bandang dan Upaya Penanganan

Bireuen merupakan salah satu wilayah yang paling parah terdampak banjir bandang yang terjadi pada 25 November 2025. Di Kecamatan Juli, rumah-rumah, jalan, dan jembatan mengalami kerusakan parah, menyebabkan sejumlah keluarga harus mengungsi ke lokasi aman setelah rumah mereka hanyut terbawa arus.

Setelah meninjau pemasangan Jembatan Bailey, Presiden Prabowo melanjutkan kunjungannya ke tempat penampungan pengungsian di Gampong Pante Baro, Kecamatan Juli, yang berlokasi dekat Jembatan Teupin Mane. Kunjungan ini bertujuan untuk menilai kondisi para warga yang mengungsi dan memastikan kebutuhan mereka terpenuhi.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa hingga 6 Desember 2025, total 914 orang telah dikonfirmasi meninggal dunia akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera. Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, menyatakan bahwa jumlah korban terus bertambah seiring dengan berlanjutnya operasi pencarian.

Otoritas terkait terus melanjutkan upaya pencarian, penyelamatan, dan evakuasi di tengah kerusakan luas yang terjadi di seluruh wilayah terdampak. Aceh mencatat jumlah korban tertinggi dengan 359 kematian, diikuti oleh Sumatera Utara dengan 329 korban jiwa, dan Sumatera Barat dengan 226 korban.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi