Gubernur Aceh Percepat Perbaikan Jembatan Nagan Raya-Gayo yang Putus Akibat Banjir Bandang

Gubernur Aceh Muzakir Manaf berkomitmen mempercepat Perbaikan Jembatan Nagan Raya-Aceh Tengah yang putus akibat banjir bandang, serta mendesak pendataan kerusakan infrastruktur secara rinci.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Gubernur Aceh Percepat Perbaikan Jembatan Nagan Raya-Gayo yang Putus Akibat Banjir Bandang
Gubernur Aceh Muzakir Manaf segera mempercepat Perbaikan Jembatan Nagan Raya yang putus diterjang banjir bandang, memastikan akses vital segera pulih. (AntaraNews)

Gubernur Aceh Muzakir Manaf memastikan percepatan penanganan bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Nagan Raya. Fokus utama adalah Perbaikan Jembatan Nagan Raya-Aceh Tengah yang terputus di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung dampak kerusakan parah pada infrastruktur vital.

Pernyataan tersebut disampaikan Mualem setelah meninjau lokasi terdampak pada Sabtu, 06 Desember. Ia menekankan bahwa pembangunan kembali jembatan merupakan prioritas utama. Akses vital ini sangat penting untuk mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antara Nagan Raya dan dataran tinggi Gayo.

Selain itu, Muzakir Manaf juga berjanji akan melaporkan kebutuhan bantuan ke pemerintah pusat. Pemerintah Provinsi Aceh siap mendukung penuh upaya rehabilitasi dan rekonstruksi. Bupati Nagan Raya diminta segera mendata seluruh kerusakan secara rinci agar penanganan dapat dilakukan secara efektif.

Prioritas Penanganan Infrastruktur dan Koordinasi Pusat

Gubernur Muzakir Manaf menegaskan bahwa Perbaikan Jembatan Nagan Raya yang putus adalah prioritas utama. Kerusakan jembatan di Beutong Ateuh Banggalang ini dinilai paling parah akibat terjangan banjir. Akses ini krusial untuk mobilitas masyarakat serta distribusi logistik ke wilayah terisolir.

Pihaknya segera melaporkan kondisi ini ke pemerintah pusat untuk bantuan lebih lanjut. Pemerintah Aceh akan mendorong bantuan yang diperlukan secepat mungkin, menunjukkan komitmen serius dalam penanganan bencana. Koordinasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan upaya pemulihan.

Mualem juga meminta Pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk segera mendata kerusakan secara rinci. Data tersebut mencakup rumah warga, fasilitas umum, dan jalan yang rusak. Pendataan akurat akan mempercepat proses Perbaikan Jembatan Nagan Raya dan infrastruktur lainnya yang terdampak.

Dampak Kerusakan Parah dan Kebutuhan Mendesak di Nagan Raya

Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan, menyampaikan terima kasih atas perhatian Gubernur Aceh. Ia mengungkapkan bahwa sekitar 85 persen infrastruktur di Beutong Ateuh Banggalang rusak total. Kerusakan ini meliputi rumah warga, masjid, sekolah, hingga jembatan penghubung utama.

Kebutuhan mendesak saat ini adalah pembukaan akses jalan yang terputus. Selain itu, suplai logistik dan percepatan pembangunan kembali infrastruktur utama sangat diperlukan. Kondisi ini menunjukkan urgensi Perbaikan Jembatan Nagan Raya dan fasilitas lainnya yang vital bagi masyarakat.

Kunjungan Gubernur menggunakan helikopter menunjukkan sulitnya akses ke lokasi terdampak bencana. Bantuan awal berupa genset telah disalurkan untuk kebutuhan darurat warga. Sementara bantuan sembako dan logistik lainnya dikirim melalui jalur darat yang masih bisa diakses sebagian.

Peninjauan Langsung dan Gambaran Kerusakan Akibat Banjir Bandang

Setibanya di lokasi, Gubernur Muzakir Manaf meninjau langsung titik kerusakan jembatan utama. Jembatan penghubung Nagan Raya dan Aceh Tengah ini putus total diterjang banjir bandang. Pemandangan dari udara menunjukkan sejumlah kampung yang hancur lebur.

Bahkan, sebagian rumah warga kini berada di tengah aliran sungai yang meluas secara drastis. Ini menggambarkan betapa dahsyatnya dampak banjir bandang di wilayah tersebut. Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang menjadi salah satu titik terparah di Kabupaten Nagan Raya.

Upaya Perbaikan Jembatan Nagan Raya dan rekonstruksi infrastruktur lainnya akan menjadi tantangan besar. Namun, komitmen dari pemerintah provinsi dan pusat diharapkan dapat mempercepat pemulihan. Solidaritas dan kerja sama semua pihak sangat dibutuhkan untuk bangkit kembali.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi