Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pedagang kaki lima yang beroperasi di kawasan bawah Jembatan Kapuas Dua (JK 2), Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya. Apresiasi ini diberikan atas dukungan mereka terhadap upaya pemerintah daerah dalam menata kawasan ekonomi rakyat tersebut. Langkah penataan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan berdagang yang lebih tertib dan nyaman bagi semua.
Sebelumnya, kondisi bangunan pedagang kaki lima di area tersebut cenderung maju dan terkesan kumuh, memerlukan intervensi serius dari pemerintah. Berkat komunikasi dan kerja sama yang baik, para pedagang bersedia mendengarkan saran pemerintah untuk melakukan penataan. Perubahan ini membawa dampak positif yang signifikan terhadap estetika dan fungsi kawasan tersebut.
Pemerintah daerah sempat mempertimbangkan pembongkaran total bangunan pedagang, namun keputusan tersebut diurungkan. Setelah mendengarkan aspirasi dari para pedagang yang mayoritas merupakan warga Kubu Raya, pemerintah memutuskan untuk mengambil kebijakan kompromi. Solusi ini dikenal sebagai "win-win solution" yang menguntungkan kedua belah pihak.
Advertisement
Advertisement
Dukungan Pedagang dan Solusi Kompromi
Bupati Sujiwo menjelaskan bahwa pada awalnya, pemerintah memiliki rencana untuk merobohkan seluruh bangunan pedagang yang dianggap mengganggu ketertiban dan keindahan. Namun, mengingat bahwa aktivitas berdagang ini menyangkut penghidupan banyak masyarakat, pemerintah mencari jalan tengah yang lebih bijaksana. Pendekatan ini menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan warganya.
"Awalnya mau kita robohkan. Tapi mengingat ini menyangkut penghidupan masyarakat, akhirnya kita ambil kebijakan win-win solution," kata Sujiwo di Sungai Raya, Sabtu. "Tidak kita bongkar, tapi kita mundurkan sedikit. Sekarang lihat hasilnya, sudah rapi semuanya seperti ini." Hasilnya, kawasan tersebut kini terlihat lebih teratur dan bersih, jauh dari kesan kumuh sebelumnya.
Kompromi ini bukan hanya tentang penataan fisik, tetapi juga tentang membangun kepercayaan antara pemerintah dan masyarakat. Pedagang menunjukkan dukungan dengan bersedia mengikuti arahan, sementara pemerintah menunjukkan fleksibilitas dalam mengambil kebijakan. Ini menjadi contoh kolaborasi yang efektif dalam pengembangan wilayah.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Pemerintah untuk Fasilitas dan Ketertiban
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menegaskan tidak ada larangan bagi masyarakat untuk berjualan, asalkan kegiatan tersebut dilakukan secara tertib dan tidak mengganggu kenyamanan publik. Sujiwo menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban sebagai syarat utama bagi para pedagang. Keteraturan ini esensial untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi semua.
"Selama tertata rapi, saya tidak ada masalah. Yang penting pedagang mau menjaga kebersihan dan ketertiban," ujar Sujiwo. Ia menganalogikan posisi pemerintah seperti kue bingke, "atas gosong bawah gosong," menggambarkan dilema antara menertibkan kekumuhan dan memenuhi aspirasi pedagang. "Alhamdulillah Tuhan kasih jalan tengahnya," tambahnya, menunjukkan rasa syukur atas solusi yang ditemukan.
Lebih lanjut, pemerintah daerah juga berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas pendukung di area tersebut demi kenyamanan pedagang dan pengunjung. Peningkatan fasilitas meliputi pengecoran lantai, pemasangan penerangan jalan yang lebih baik, serta penataan tempat duduk yang nyaman. Langkah ini diharapkan dapat menarik lebih banyak pengunjung dan meningkatkan perekonomian pedagang.
Advertisement
"Saya akan bantu melalui pemerintah desa berupa pasir, batu, dan semen. Kita akan gotong royong bareng-bareng," kata Sujiwo. Ia juga menambahkan, "Lampu jalan dan lampu hias sudah saya pasang, nanti akan saya rapikan lagi dan tambah beberapa tempat duduk supaya pengunjung bisa santai. Setelah semuanya selesai, kita doa bersama, semoga rezeki para pedagang makin lancar." Bupati Sujiwo mengajak masyarakat untuk terus mendukung langkah pemerintah dalam menata kawasan ekonomi rakyat agar lebih baik ke depan, karena tugas negara adalah menata rakyatnya dari yang belum baik menjadi lebih baik.
Sumber: AntaraNews