Polres Serang bersiap memamerkan berbagai inovasi unggulan di bidang ketahanan pangan pada Rabu (8/10) mendatang. Paparan penting ini akan disampaikan langsung di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda penanaman jagung serentak di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten.
Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, menyatakan kesiapan penuh pihaknya untuk agenda penting ini. "Kami siap menampilkan capaian dan inovasi terbaik dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah," tegasnya di Serang pada Senin (7/10). Inisiatif ini bertujuan memperkuat sektor pertanian dan ekonomi lokal secara berkelanjutan dan mandiri.
Fokus utama presentasi adalah pupuk organik bermerek "Pak Bhabin" yang telah meraih berbagai penghargaan. Inovasi ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Serang dalam menciptakan solusi pangan yang efektif. Selain itu, program pemberdayaan ekonomi masyarakat juga akan turut dipresentasikan sebagai bagian dari upaya komprehensif daerah.
Advertisement
Advertisement
Inovasi Pupuk Organik "Pak Bhabin" dari Limbah Ternak
Inovasi utama yang akan dipaparkan adalah pengembangan pupuk organik "Pak Bhabin", sebuah terobosan signifikan dalam inovasi pangan. Pupuk ini dihasilkan dari pemanfaatan limbah ternak yang melimpah, seperti kotoran hewan kerbau (kohe), jerami, dan sekam. Proses pengolahannya dirancang untuk efisiensi dan keberlanjutan lingkungan pertanian setempat.
Bahan-bahan organik tersebut kemudian difermentasi menggunakan kombinasi cairan EM4 dan air tebu pilihan. Metode fermentasi ini bertujuan untuk menghasilkan kompos berkualitas tinggi yang kaya nutrisi penting bagi tanaman. Pupuk organik "Pak Bhabin" ini diharapkan dapat meningkatkan kesuburan tanah serta hasil panen para petani lokal.
Keunikan lain dari inovasi ini terletak pada proses pengolahan limbah ternak menjadi pupuk siap pakai yang efisien. Polres Serang berhasil merakit sendiri mesin pencacah yang digunakan dalam produksi massal. "Proses pengolahan limbah ternak ini menjadi pupuk siap dipasarkan menggunakan mesin pencacah yang merupakan rakitan sendiri," jelas Kapolres Condro Sasongko, menunjukkan kemandirian teknologi.
Advertisement
Berkat terobosan kreatif ini, Polres Serang telah meraih sejumlah prestasi membanggakan di tingkat regional dan nasional. Mereka berhasil menjadi Juara Umum Program Ketahanan Pangan Tingkat Polda Banten. Selain itu, inovasi ini juga masuk dalam 3 Besar Juara Nasional Ketahanan Pangan dalam Bidang Inovasi dan Produksi, sebuah pengakuan atas kualitasnya.
Advertisement
Pemberdayaan Ekonomi dan Program Polisi Peduli Pengangguran
Selain fokus pada inovasi pangan, Polres Serang juga menyoroti program pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Program ini berfokus pada pelatihan kerajinan tangan yang memanfaatkan limbah yang sering terabaikan. Bahan-bahan seperti kertas dan plastik diubah menjadi produk bernilai jual tinggi, membuka peluang usaha baru.
Inisiatif ini sejalan dengan Program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) yang digagas oleh Kapolda Banten. Poliran bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan. Melalui pelatihan ini, warga mendapatkan keterampilan praktis dan potensi penghasilan tambahan yang berkelanjutan.
Program kerajinan tangan ini tidak hanya mengurangi volume limbah, tetapi juga memberdayakan komunitas lokal secara signifikan. Peserta diajarkan teknik pembuatan produk kreatif dari bahan daur ulang yang inovatif. Hal ini menunjukkan komitmen Polres Serang dalam mendukung kesejahteraan ekonomi secara menyeluruh dan berkesinambungan.
Advertisement
Kapolres Condro Sasongko mengungkapkan optimisme terhadap dampak positif dari semua program ini di masa depan. "Kami optimis Polres Serang akan terus menjadi contoh dan inspirasi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto," pungkasnya. Upaya komprehensif ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain di seluruh Indonesia.
Sumber: AntaraNews