Tahukah Anda? DMI Papua Barat Optimalkan Peran Masjid Jadi Pusat Peradaban Umat dan Mitra Pembangunan SDM

DMI Papua Barat berkomitmen menjadikan masjid sebagai pusat peradaban umat dan mitra pemerintah dalam pembangunan SDM. Simak bagaimana peran strategis ini akan diwujudkan!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? DMI Papua Barat Optimalkan Peran Masjid Jadi Pusat Peradaban Umat dan Mitra Pembangunan SDM
DMI Papua Barat berkomitmen menjadikan masjid sebagai pusat peradaban umat dan mitra pemerintah dalam pembangunan SDM. Simak bagaimana peran strategis ini akan diwujudkan! (Merdeka.com)

Dewan Masjid Indonesia (DMI) Papua Barat tengah berupaya mengoptimalkan peran strategis masjid di wilayah tersebut. Langkah ini bertujuan menjadikan masjid sebagai pusat peradaban umat dan mitra pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) berbasis keagamaan.

Inisiatif penting ini dibahas dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) II DMI Papua Barat yang berlangsung di Manokwari, Sabtu (20/9). Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah dan pengurus DMI dari berbagai kabupaten.

Pemerintah Provinsi Papua Barat sangat mendukung penuh upaya DMI untuk memperkuat fungsi masjid. Mereka meyakini masjid memiliki potensi besar dalam membina masyarakat yang religius, toleran, dan berdaya.

Pemerintah Provinsi Papua Barat secara aktif mendorong DMI untuk terus mengoptimalkan peran masjid. Mereka melihat masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, melainkan juga sebagai pusat persatuan umat. Selain itu, masjid juga berperan penting dalam pembinaan masyarakat secara menyeluruh.

Asisten III Sekda Papua Barat, Otto Parorongan, menegaskan dukungan pemerintah dalam pembukaan Muswil II DMI. Ia menyatakan, "Muswil ini momentum penting untuk memperkuat peran DMI sebagai organisasi strategis dalam pemberdayaan masjid. Pemerintah melihat masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat persatuan umat dan pembinaan masyarakat." Pernyataan ini menunjukkan visi pemerintah terhadap fungsi masjid yang lebih luas.

Otto Parorongan juga berharap DMI mampu beradaptasi menghadapi tantangan umat Islam yang semakin kompleks. Adaptasi ini diperlukan agar DMI dapat terus mendukung program pemerintah daerah. Tujuannya adalah membangun masyarakat yang religius, toleran, dan berdaya di seluruh Papua Barat.

Ketua DMI Papua Barat, Mohamad Lakotani, menyatakan komitmen organisasinya untuk terus mengoptimalkan fungsi masjid. Meskipun periodisasi kepemimpinannya sempat terpotong akibat pandemi COVID-19, sejumlah program DMI tetap berjalan dengan baik. Hal ini menunjukkan ketahanan dan dedikasi pengurus.

Lakotani, yang juga Wakil Gubernur Papua Barat, menekankan pentingnya Muswil sebagai momentum evaluasi. Ia juga melihatnya sebagai kesempatan untuk regenerasi pengurus DMI. "Sebagai organisasi modern, DMI menjadikan muswil sebagai momentum evaluasi sekaligus regenerasi pengurus. Ke depan tantangan akan semakin besar, sehingga peran masjid harus lebih dimaksimalkan," ujarnya.

Hingga saat ini, kepengurusan DMI di Papua Barat telah terbentuk di enam kabupaten. Kabupaten tersebut meliputi Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana, dan Fakfak. Ini menunjukkan jangkauan dan upaya DMI dalam memperluas pengaruhnya.

Wakil Sekretaris Jenderal DMI Pusat, Tatang Hidayat, memberikan apresiasi tinggi terhadap DMI Papua Barat. Ia memuji upaya konsisten organisasi dalam menjaga keberlangsungan dan relevansi. Konsistensi ini penting untuk mencapai tujuan DMI.

Tatang Hidayat menjelaskan bahwa DMI hadir agar masjid tidak hanya berfungsi untuk ibadah semata. Lebih dari itu, masjid diharapkan menjadi pusat pembinaan umat yang komprehensif. "DMI hadir agar masjid tidak hanya berfungsi untuk ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat," katanya.

Forum Muswil II DMI ini sangat penting untuk memperkuat kesinambungan organisasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Selain memilih kepengurusan periode 2025–2030, Muswil juga membahas arah program kerja. Program kerja ini akan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memakmurkan masjid sekaligus dimakmurkan oleh umat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi