Bergerak Cepat, Kemensos Data Ahli Waris 4 Korban Meninggal Robohnya Bangunan Majelis Taklim di Bogor

Langkah ini dilakukan dalam rangka pemberian santunan bagi ahli waris korban meninggal dan luka dalam peristiwa tersebut.

Merdeka.com
Oleh Merdeka.com - Reporter
Bergerak Cepat, Kemensos Data Ahli Waris 4 Korban Meninggal Robohnya Bangunan Majelis Taklim di Bogor
Bergerak Cepat, Kemensos Data Ahli Waris 4 Korban Meninggal Robohnya Bangunan Majelis Taklim di Bogor (Merdeka.com)

Kementerian Sosial (Kemensos) berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk dengan Pemerintah Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Bogor mendata para korban meninggal dan luka-luka dalam musibah robohnya bangunan majelis taklim saat peringatan Maulid Nabi pada Minggu (7/9/2025).

Langkah ini dilakukan dalam rangka pemberian santunan bagi ahli waris korban meninggal dan luka dalam peristiwa tersebut.

"Arahan Pak Mensos Gus Ipul, kami diminta segera berkoordinasi dan memberikan bantuan juga santunan. Minggu kejadian kami langsung ke lokasi," kata Kepala Sentra Galih Pakuan Bogor, Danu Ardhiarso dalam keterangan tertulis, Selasa (8/9/2025).

Sebagai informasi, insiden itu terjadi saat peringatan Maulid Nabi yang diikuti sekitar 150 jamaah ibu-ibu. Namun, bangunan majelis taklim diduga tidak kuat menahan beban. Sehingga ambruk dan menimpa jamaah yang hadir. Akibatnya, dari data sementara terdapat empat orang meninggal dunia dan korban luka mencapai 127 orang.

Adapun identitas korban meninggal, yakni Irni Susanti (48); Yuli (34); Nurhayati (51); dan Ulan (64). Santunan bakal diberikan kepada masing-masing ahli waris yang merupakan suami maupun anak korban.

Kemensos data ahli waris 4 korban meninggal dalam musibah robohnya bangunan majelis taklim di Bogor
Kemensos data ahli waris 4 korban meninggal dalam musibah robohnya bangunan majelis taklim di Bogor @ 2025 merdeka.com

Danu mengatakan, pihaknya juga akan memberikan dukungan psikososial terhadap keluarga korban meninggal maupun luka-luka.

"Melakukan pendampingan, pendekatan dan pemberian layanan konseling oleh tim psikolog kepada keluarga korban," ujarnya.

Selain itu, Kemensos juga bakal memberikan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban berupa sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, telur, kornet, sarden, kecap dan abon sapi. Kemudian, biskuit kaleng, madu, susu, gula merah, kacang hijau dan minuman sari buah.

Lalu, ada juga bantuan berupa alat kebersihan diri. Yaitu sabun mandi, sampo, pasta gigi, sikat gigi, deterjen, sabun cuci piring, tisu dan handuk.

Santunan kematian juga sudah disiapkan untuk segera didistribusikan ke keluarga korban.

Rekomendasi