Dibongkar Jenderal Polisi, Ternyata Ini Jalur WNI Kerja Judi Online di Kamboja hingga Sulit Dideteksi

Pemerintah Indonesia juga tidak bisa melarang orang-orang untuk bekerja di Kamboja atau luar negeri.

Moh. Kadafi
Oleh Moh. Kadafi - Reporter
Dibongkar Jenderal Polisi, Ternyata Ini Jalur WNI Kerja Judi Online di Kamboja hingga Sulit Dideteksi
Dibongkar Jenderal Polisi, Ternyata Ini Jalur WNI Kerja Judi Online di Kamboja hingga Sulit Dideteksi (Merdeka.com)

Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi mengungkap belum bisa mendeteksi Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan bekerja di bidang judi online ke Kamboja.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Lapas, Brigjen Yuldi Yusman mengatakan, pemerintah Indonesia juga tidak bisa melarang orang-orang untuk bekerja di Kamboja atau luar negeri.

"Karena iming-iming berkerja di luar negeri khususnya di Kamboja itu salary (gaji) juga cukup besar, dibandingkan dengan Indonesia," kata Yuldi seusai pertemuan dengan delegasi dari Kamboja di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Senin (19/5).

Jalur Digunakan WNI ke Kamboja

Yuldi menyebutkan, ketika warga negara Indonesia berangkat menuju Kamboja tidak langsung dari Indonesia ke Kamboja karena tidak ada direct flight. Mereka, harus melalui Thailand, Filipina dan Malaysia.

"Sehingga kita tidak bisa mendeteksi ini. Ini dia sebenarnya mau ke mana, ternyata mereka ujung-ujungnya tujuannya ke Kamboja. Dan di Kamboja mereka ternyata bekerjanya di tempat-tempat menurut kita ilegal. Contoh tadi, di tempat-tempat operatornya judi online," ujar Yuldi.

Oleh karena itu, Yuldi mengatakan Ditjen Imigrasi belum bisa mendeteksi awal apakah warga Indonesia berangkat ke Kamboja akan bekerja ilegal dan ada juga yang menggunakan jalur darat dari Thailand ke Kamboja.

"Dengan adanya yang mereka lakukan ini kita tidak bisa mendeteksi awal. Karena, kita tidak tahu ternyata mereka tujuannya ke sana. Karena tiket pesawatnya mereka tujuannya Thailand, negara-negara lain Filipina, ternyata mereka masuk ke sananya ada yang melalui jalan darat. Seperti dari Thailand ke Kamboja, itu lewat darat," ujar Yuldi.

Dia juga menyampaikan bahwa Ditjen Imigrasi telah melakukan penolakan kepada 80 orang warga Indonesia yang akan berangkat ke Kamboja.

"Tidak ada konfirmasi dari sana (Kamboja). Tapi kita pernah tolak 80 yang ditolak selama 2025," tandasnya.

Rekomendasi