Pendaki berjalan menuju base camp Everest dengan latar belakang Gunung Everest dari Lobuche di distrik Solukhumbu, Nepal (12/04/2025) (Reuters/Purnima Shrestha)
Pendaki berjalan menuju base camp Everest dari Lobuche di distrik Solukhumbu, Nepal (12/04/2025). Dibutuhkan perjalanan selama satu minggu berjalan kaki dari Lukla yang terkenal bandara yang pendek landasan pacu hingga basecamp Gunung Everest (5.364 mdpl) dengan total jarak sekitar 65 km. Selama perjalanan pemandangan keindahan alam Himalaya menemani para pendaki dengan latar belakang berbagai gunung yang diliputi salju abadi.
Basecamp Everest Camp (EBC) adalah titik penting bagi pendaki gunung yang bersiap untuk mendaki Everest. Di base camp Everest ini pendaki melakukan aklimatisasi sehingga tubuh dapat menyesuaikan diri dengan tekanan udara yang lebih rendah.
Pendaki berjalan menuju base camp Everest dengan latar belakang Gunung Everest dari Lobuche di distrik Solukhumbu, Nepal (12/04/2025) Reuters/Purnima Shrestha
Pendaki berjalan menuju base camp Everest dengan latar belakang Gunung Everest dari Lobuche di distrik Solukhumbu, Nepal (12/04/2025) Reuters/Purnima Shrestha
Pendaki berjalan menuju base camp Everest dengan latar belakang Gunung Everest dari Lobuche di distrik Solukhumbu, Nepal (12/04/2025) Reuters/Purnima Shrestha
Pendaki berjalan menuju base camp Everest dengan latar belakang Gunung Everest dari Lobuche di distrik Solukhumbu, Nepal (12/04/2025) Reuters/Purnima Shrestha
Pendaki berjalan menuju base camp Everest dengan latar belakang Gunung Everest dari Lobuche di distrik Solukhumbu, Nepal (12/04/2025) Reuters/Purnima Shrestha
Pendaki berjalan menuju base camp Everest dengan latar belakang Gunung Everest dari Lobuche di distrik Solukhumbu, Nepal (12/04/2025) Reuters/Purnima Shrestha
Pendaki berjalan menuju base camp Everest dengan latar belakang Gunung Everest dari Lobuche di distrik Solukhumbu, Nepal (12/04/2025) Reuters/Purnima Shrestha
Pendaki berjalan menuju base camp Everest dengan latar belakang Gunung Everest dari Lobuche di distrik Solukhumbu, Nepal (12/04/2025) Reuters/Purnima Shrestha